Aktivis Pro-Assange Tayangkan Rekaman Skandal Militer AS di Dinding Parlemen Inggris

0
127

London, LiputanIslam.com–Sejumlah aktivis menanyakan video skandal militer AS di Irak dalam rangka memprotes rencana ekstradisi pendiri Wikileaks, Julian Assange, ke AS.

Video rahasia yang diekspos oleh WikiLeaks pada 2010 itu memperlihatkan bagaimana kru helikopter AH-64 Apache AS menembaki sekelompok warga sipil di Baghdad, termasuk dua wartawan yang bekerja untuk Reuters.

Para aktivis tersebut menayangkan video itu lewat proyektor raksasa ke dinding gedung parlemen Westminster Palace di London. Selain itu, ada juga tayangan foto Assange dengan kata-kata slogan ‘Jangan ekstradisi Assange’ dan ‘Jurnalisme bukan kejahatan.’

Hal yang sama juga dilakukan di dinding penjara Belmarsh, London, tempat Assange ditahan karena dakwaan membocorkan dokumen rahasia AS, yaitu salah satunya rekaman skandal tersebut.

Kelompok aktivis ini menilai hukuman terhadap Assange telah melanggar hukum karena ia hanya sedang melakukan pekerjaan jurnalistik. Menurut mereka, semua informasi yang dibocorkan oleh WikiLeaks adalah untuk kepentingan umum.

Assange diancam dengan hukuman 175 tahun penjara jika dinyatakan bersalah atas 18 dakwaan yang diajukan oleh AS kepadanya. Pengadilan terkait ekstradisinya akan dimulai minggu depan. (ra/presstv)

 

DISKUSI: