Akibat Sanksi AS, Iran Kesulitan Akses Obat-Obatan untuk Virus Korona

0
116

Tehran, LiputanIslam.com–Sanksi AS terhadap Iran mempersulit akses Republik Islam itu terhadap suplai medis bagi pasien virus korona baru. Demikian laporan dari media Amerika, Newsweek.

“Rezim sanksi AS sangat berdampak pada akses Iran terhadap pasokan medis … dan kemungkinan besar akan menghambat kemampuan Republik Islam untuk menanggapi virus korona secara efisien,” kata editor majalah Timur Tengah Jadaliyya, Naveed Mansoori, kepada Newsweek.

Sementara itu, kepala hubungan masyarakat dan pusat informasi Kementerian Kesehatan Iran, Kianoush Jahanpour, mengkritik AS karena telah menargetkan impor obat-obatan dan peralatan medis ke Iran.

“Ada klaim palsu bahwa mereka tidak menjatuhkan sanksi obat-obatan dan makanan. Di atas kertas memang seperti itu, tetapi dalam praktiknya kita dikenai sanksi untuk barang-barang medis lewat pembatasan transaksi perbankan; kami menghadapi masalah dalam pengadaan peralatan medis dan obat-obatan,” lanjutnya, kali ini dalam sebuah wawancara eksklusif kepada Press TV pada hari Rabu (26/2).

Jahanpour menambahkan, memang ada sejumlah perusahaan asing yang memberi tahu kementerian Iran bahwa AS menekan perusahaan itu agar tidak mengkspor barang apa pun kepada mereka, termasuk barang medis. Menurutnya, tindakan AS itu melanggar peraturan internasional.

Saat ini, Iran tengah memerangi virus korona yang mematikan. Sejauh ini, telah ada 19 nyawa tak terselamatkan dan sebanyak 139 lainnya terinfeksi. Kebanyakan dari mereka berada di Qom, sesuai data yang dirilis oleh Jahanpour baru-baru ini. (ra/presstv)

 

DISKUSI: