Akibat Lockdown, 900 Juta Orang Terisolasi di Seluruh Dunia

0
108

Jakarta, LiputanIslam.com–Wabah COVID-19 yang telah menewaskan  lebih dari 11.000 orang di seluruh dunia terhitung hingga Sabtu (21/3) kemarin telah mengakibatkan banyak negara memberlakukan tindakan lockdown.

Menurut perhitungan AFP, saat ini hampir 900 juta orang di 35 negara terisolasi di rumah mereka. Sebanyak 600 juta diantaranya terkurung di bawah perintah wajib dari pemerintah setempat.

Italia, salah satu negara dengan kasus tertinggi di dunia, juga menerapkan lockdown yang masif bagi warganya. Namun, upaya itu tampaknya tidak cukup membendung penyebaran virus. Pada Sabtu kemarin, kematian bertambah hingga 793 orang dengan total 4.825 kematian sejak awal penyebaran wabah.

Prancis, Italia, Spanyol, dan negara-negara Eropa lainnya juga memerintahkan warganya untuk tinggal di rumah, bahkan disertai ancaman denda jika melanggar.

Inggris membelakukan pembatasan yang lebih keras dengan meminta pub, restoran, dan teater ditutup. Pemerintah Inggris juga berjanji untuk membantu menutupi upah pekerja.

Kebijakan lockdown di AS diberlakukan di tujuh negara bagian yang mencakup sekitar 100 juta orang, sebagiannya dari tiga kota terpadat di negara itu, New York, Los Angeles, dan Chicago.

Di Amerika Latin, Kuba dan Bolivia mengumumkan penutipan perbatasan. Sementara itu, Kolombia akan memulai isolasi wajib mulai Selasa depan. (ra/presstv)

DISKUSI: