Dipimpin Menlu RI, Sidang DK PBB Kenakan Batik

0
62

Sumber: Jurnas.com

Jakarta, LiputanIslam.com– Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI), Retno Marsudi memimpin sidang pertama sebagai Ketua Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) sepanjang Mei 2019. Ada hal yang unik dan sangat berkesan dalam sidang tersebut, yakni semua peserta mengenakan batik, yakni pakaian khas Indonesia yang telah diakui dunia.

Menlu RI Retno Marsudi, seperti dilansir setkab.go.id Jakarta, pada Rabu (8/5) mengatakan bahwa dirinya senang para peserta sidang menggunakan batik. Termasuk juga Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, Antonio Guterres yang menggunakan motif tenun troso berwarna cerah.

“Sangat menyenangkan bahwa dalam sidang hari ini cantik dan colorful, karena sebagian besar anggota DK PBB mengenakan batik, termasuk Sekjen PBB mengenakan tenun dari Bali,” katanya.

Dipilihnya batik sebagai dress code sidang DK PBB merupakan bentuk penghormatan para anggota DK PBB bagi Indonesia yang memegang Presidensi Dewan Keamanan PBB untuk bulan Mei 2019. Penggunaan batik di dalam Sidang DK PBB diharapkan semakin mempopulerkan batik yang saat ini telah diakui oleh UNESCO sebagai warisan kebudayaan dunia.

Pertemuan sidang Debat Terbuka (Open Debate) tersebut mengangkat tema “Menabur Benih Perdamaian”. Tema ini ditujukan untuk terus mendorong peningkatan kapasitas Pasukan Penjaga Perdamaian dalam berbagai misi di belahan dunia. Pertemuan ini merupakan salah satu agenda prioritas Indonesia selama menjadi anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB tahun 2019-2020. (aw/setkab/kompas).

DISKUSI: