Zarif Ungkap Niat Bolton untuk “Menghabisi” JCPOA Sejak 2017

0
10

Tehran,LiputanIslam.com—Menlu Iran, Mohammad Javad Zarif, mengatakan bahwa Gedung Putih telah mengikuti rencana yang disiapkan oleh Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton pada 2017 untuk menghancurkan perjanjian nuklir 2015 antara Teheran dan kekuatan dunia.

“Ingin tahu mengapa mereka yang terbukti membenci diplomasi tiba-tiba tertarik untuk berunding? Baca saja rancangan 2017 @ JohnBolton untuk menghancurkan #JCPOA: https://www.nationalreview.com/2017/08/iran-nuclear-deal-exit-strategy-john-bolton-memo-trump/ , ” Tulis Zarif di akun twitternya pada Selasa malam (25/6).

Baca: Respon Balon Peledak Palestina, Israel Hentikan Pasokan Bahan Bakar ke Gaza

Komentar ini muncul setelah Bolton mengatakan pada hari sebelumnya bahwa Presiden AS Donald Trump telah membuka pintu negosiasi dengan Iran.

“Iran hanya perlu berjalan melewati pintu itu,” kata Bolton kepada wartawan di al-Quds, Selasa.

Dalam tweetnya, Zarif menambahkan, “Iran tidak pernah meninggalkan meja negosiasi. #B_Team menyeret AS keluar, sambil merencanakan perang “.

Zarif telah berulang kali mengatakan bahwa Bolton bersama kaki tangannya Tim B – Bin Salman, Bin Zayed dan “Bibi” – sedang berusaha mendorong Trump “ke dalam konfrontasi yang tidak ia inginkan”.

Pada 8 Mei 2018, Trump menarik negaranya keluar dari JCPOA, perjanjian nuklir setebal 159 halaman antara Iran dan Grup 5 + 1 (Rusia, Cina, AS, Inggris, Prancis, dan Jerman) mulai berlaku pada Januari 2016.

AS juga telah bergerak untuk meningkatkan tekanan terhadap Iran dengan memperketat sanksi minyaknya dan mengirim bala bantuan militer ke wilayah Teluk Persia.(fd/Tasnim)

DISKUSI:
SHARE THIS: