Yordania Akhiri Kesepakatan Sewa Tanah dengan Israel

0
178

Amman,LiputanIslam.com—Yordania memutuskan untuk mengakhiri kesepakatan pengelolaan tanah kerajaan itu dengan Israel. Berakhirnya kesepakatan berusia 25 tahun ini secara resmi berlaku sejak Minggu (10/11) kemarin. Karena itu, para petani Israel tidak bisa lagi mengolah tanah milik Yordania.

Kesepakatan pengelolaan tanah Yordania oleh Israel adalah bagian dari perjanjian damai Yordania-Israel yang disepakati pada 1994. Sejak saat itu, para petani Israel dimungkinkan untuk mengelola tanah milik Yordania dengan catatan pemerintah Israel harus membayar uang sewa kepada Yordania dan Yordania berhak untuk tidak memperpanjang masa sewa.

“Saya mengumumkan akhir dari kesepakatan khusus di wilayah Ghumar dan Baqoura, dan menyatakan kedaulatan penuh Yordania atas dua wilayah itu,” ucap raja Yordania, Abdullah, dalam sebuah pidato yang disambut tepuk tangan meriah dari para pejabat dan anggota parlemen kerajaan itu.

Sementara itu, para petani Israel yang mengelola ladang di dua wilayah kerajaan Yordania merasa sangat kecewa. “Pengumuman itu seperti tamparan di wajah,” ucap Eli Arazi, seorang petani Israel yang mengelola ladang di wilayah Baqoura. Arazi mengaku telah menanam zaitun, pisang, dan alpukat di wilayah itu selama 70 tahun.

Meski kesepakatan ini telah berakhir, kerajaan Yordania tetap menghormati hak kepemilikan warga Israel atas properti di wilayah tersebut.

Baca: Parlemen Yordania Sepakat Revisi Perjanjian Damai dengan Israel

Yordania adalah salah satu negara Arab yang memiliki perjanjian damai dengan Israel. Namun, perjanjian damai antara kedua negara semakin dingin usai Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, berjanji akan mencaplok Lembah Yordan dan menjadikannya wilayah teritorial Israel. (fd/RT)

DISKUSI: