Warga Palestina Protes Kunjungan Netanyahu ke al-Khalil

0
119

PM Israel Benjamin Netanyahu berpidato di al-Khalil (Hebron) pada 4 September 2019. (Foto diambil dari Twitter)

Tepi Barat, LiputanIslam.com– Warga Palestina di Tepi Barat menggelar aksi protes terhadap kunjungan “provokatif” Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke kota al-Khalil, atau yang juga dikenal sebagai Hebron.

Para demonstran tampak membakar foto-foto Netanyahu, sembari menuding bahwa kunjungannya ke al-Khalil hanya bertujuan untuk memenuhi ambisi politiknya.

“Kami, warga Palestina, marah terhadap ‘serbuan’ Netanyahu ke kota Hebron,” kata seorang demonstran. “Kami merasa marah karena [Netanyahu] telah memanfaatkan kami sebagai warga negara Palestina, kota kami, masjid kami, properti kami sebagai bagian dari kampanye pemilihan politiknya, sehingga ia dapat mendapatkan suara dari para ekstremis Israel.”

Warga Palestina berdemo jelang kedatangan Netanyahu di masjid Ibrahimi. (Photo by APA Images)

Para pejabat Palestina juga mengutuk kunjungan itu karena dianggap provokatif. Jubir presiden Palestina bahkan menyebut langkah Netanyahu ini dapat memicu perang agama.

Dalam kunjungan yang dilakukan di bawah pengamanan ketat ini, Netanyahu berpidato di masjid Ibrahimi yang disucikan oleh umat Muslim dan Yahudi. Sang perdana menteri menuturkan bahwa orang-orang Yahudi tidak akan pernah meninggalkan kawasan itu.

“Hebron tidak akan dibersihkan dari orang Yahudi. Kami bukan orang asing di Hebron. Kami akan menetap di dalamnya selamanya,” katanya.

Pidato ini disampaikan tepat di tempat seorang pemukim Israel bersenjata membunuh 29 warga Palestina pada tahun 1994. (ra/presstv)

DISKUSI: