Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Warga London Marah, Warga Tewas di Tahanan Polisi

Published 26/10/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

demo londonLondon, LiputanIslam.com — Ratusan warga London pada  hari Sabtu (25/10), menggelar aksi demonstrasi mengecam tewasnya warga di tahanan polisi dan menuntut keadilan atas kejadian-kejadian tragis itu.

Sebagaimana dilaporkan Press TV, sekitar 300 orang berjalan dari Trafalgar Square ke kantor perdana menteri di Downing Street dalam aksi tahunan yang digelar oleh United Families and Friends Campaign, kelompok yang memperjuangkan keadilan bagi warga yang tewas saat di dalam tahanan polisi atau imigrasi.

Para demonstran itu membawa spanduk-spanduk, di antaranya berbunyi, “Tidak ada lagi kematian di tahanan”, “Tidak ada keadilan, tidak ada kedamaian”. Mereka juga berteriak-teriak, “Siapa pembunuh? Polisi adalah pembunuh!”

Deborah Coles, Direktur LSM Inquest yang aktif dalam kampanye itu mengatakan, aksi tersebut merupakan sesuatu yang “penting namun menyedihkan” bagi warga yang kehilangan anggota keluarganya yang meninggal di dalam tahanan aparat negara.

“Adalah penting bahwa pemerintah menyadari bahwa ini adalah masalah HAM serius yang terus terjadi. Banyak keluarga yang merasa dikhianati oleh sistem yang membuat mereka menderita,” kata Coles.

Di antara korban polisi yang diperingati dalam aksi tersebut adalah Mark Duggan yang ditembak polisi tahun 2011, Sean Rigg yang tewas setelah ditahan polisi di tahun 2008, dan Olaseni Lewis yang tewas setelah dibekuk oleh 11 polisi selama 45 menit di London Psychiatric Hospital tahun 2010.

Ibunda Lewis, Ajibola, mengecam polisi yang tidak melakukan penyelidikan atas insiden putranya itu dan menuntut Independent Police Complaints Commission untuk melakukan penyelidikan.

“Ini terjadi sepanjang waktu dan menimpa tidak saja warga kulit hitam, Asia, kulit putih, pria dan wanita. Polisi harus bertanggungjawab atas tindakan-tindakan mereka. Jika Anda membunuh seseorang, maka Anda harus dituntut,” kata Ajibola.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account