Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Warga Hongkong yang Marah Serang Demonstran

Published 04/10/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

kerusuhan hongkongHongkong, LiputanIslam.com — Ribuan warga Hongkong yang marah karena kehidupannya terganggu oleh aksi-aksi demonstrasi, menyerang para demonstran di beberapa tempat. Akibatnya rencana pembicaraan dengan antara demonstran dan pemerintah menjadi mentah kembali.

Sebagaimana dilaporkan oleh BBC News, di distrik komersial Mong Kok di Tanjung Kowloon, penduduk menyerang para demonstran dan berusaha membongkar tenda-tenda para demonstran. Polisi pun turun tangan untuk mencegah bentrokan berdarah antara kedua massa tersebut.

Aksi serupa terjadi di Causeway Bay, dimana penduduk berusaha membongkar barikade yang didirikan para demonstran. Polisi menyebut telah menangkap 19 orang yang terlibat bentrokan antara penduduk dengan demonstran.

Meski gagal membubarkan demonstrasi, kehadiran warga itu mengingatkan para demonstran bahwa tidak semua warga Hongkong mendukung aksi-aksi demonstrasi yang digalang oleh Federasi Pelajar dan kelompok Occupy Central.

“Saya tidak mendukung Occupy Central. Kami harus bekerja untuk mendapatkan uang. Aksi demonstrasi ini hanya permainan,” kata Lee, seorang pekerja bangunan yang ikut menyerang demonstran.

“Kembalikan Mong Kok kami kembali, kami warga Hong Kong butuh makan!” kata warga lainnya.

Akibat serangan-seranga itu para pemimpin demonstran pun memutuskan untuk menunda pembicaraan dengan pemerintah. Mereka menganggap pemerintah telah gagal melindungi para demonstran.

Pada hari Kamis (2/10) malam, pemimpin eksekutif Hongkong CY Leung menawarkan dialog dengan para demonstan untuk menghentikan aksi-aksi demonstrasi setelah para demonstran menuntut pengunduran dirinya.

“Pemerintah telah mengijinkan para mafia untuk menyerang aksi-aksi demonstrasi damai. Ini telah memutuskan jalan bagi dialog dan pemerintah harus bertanggungjawab atas konsekuensinya,” kata pemimpin demonstran dari Federasi Pelajar Hongkong.

Sementara pemimpin demonstran dari kelompok Occupy Central, Benny Tai mengatakan kepada BBC bahwa pihaknya hanya mempertimbangkan untuk memboikot dialog.

Belum ada respon dari pemerintah Hongkong atas reaksi para demonstran ini. Sementara itu pegawai pemerintah diperintahkan bekerja di rumah setelah para demonstran menutup akses ke kantor-kantor pemerintahan.

Proxi Amerika
Sementara itu Tony Cartalucci, jurnalis Asia Times dalam sebuah artikel di situs New Eastern Outlook hari Rabu (1/10) menyebutkan keterlibatan AS di balik aksi-aksi demonstrasi dengan menjadi pendukung utama gerakan Occupy Central.

“Tujuan utama AS di Hong Kong adalah jelas, yaitu menjadikan Hong Kong sebagai episenter gerakan subversi asing untuk menginfeksi daratan Cina secara langsung,” tulis Cartalucci.

Menurut Cartalucci, para pemimpin gerakan Occupy Central adalah orang-orang yang dibina dan didukung oleh AS untuk menyerang Cina dengan aksi-aksi demonstrasi berkedok “demokrasi”.

“Mengikuti uang dan menyaksikan sikap barat atas peristiwa-peristiwa yang terjadi di Hongkong, membuka dengan pasti bahwa, sekali lagi, Washington dan Wall Street tengah sibuk bekerja untuk membuat Hongkong sebagai wilayah yang sulit untuk diperintah oleh Beijing,” tambah Cartalucci.

Dalam artikel itu juga dipaparkan keterlibatan para tokoh Occupy Central dalam organisasi-organisasi yang didanai AS, termasuk pertemuan-pertemuan mereka dengan para pejabat dan politisi AS.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account