Wapres: ICMI Miliki Peran Perangi Radikalisme

0
150

Sumber: Indomedia

Padang, LiputanIslam.com — Wakil Presiden Ma’ruf Amin berharap ICMI, dengan jaringannya yang tersebar hingga ke luar negeri, dapat memberikan kontribusi dalam upaya memerangi radikalisme, intoleransi dan terorisme di Indonesia.

“Saya memandang ICMI memiliki peran yang sangat besar dalam upaya memerangi radikalisme tersebut. Saya mengharapkan agar ICMI dapat bersama-sama dengan Pemerintah terus menyampaikan pesan-pesan positif dalam berbagai kesempatan,” kata Wapres Ma’ruf saat membuka Silaturahim Kerja Nasional (Silaknas) dan milad Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Tahun 2019 di Universitas Negeri Padang, Sumbar, Jumat (6/12).

Silaknas dan milad ke-29 ICMI diselenggarakan di Universitas Negeri Padang (UNP) pada 6-8 Desember dengan dihadiri kader ICMI se-Indonesia.

Tema Silaknas ke-29 ICMI yang mengangkat isu nasionalisme, lanjut Wapres, menjadi sesuai dengan program Pemerintah dalam menanggulangi radikalisme.

Selama ini, narasi-narasi bermuatan radikal selalu bertentangan dengan paham nasionalisme. Oleh karena itu, penguatan rasa nasionalisme di kalangan masyarakat menjadi salah satu upaya untuk menangkap radikalisme di Indonesia.

“Nasionalisme dipandang tidak sejalan dengan pikiran-pikiran radikal. Oleh karena itu, melalui Silaknas ini saya harapkan agar ICMI dapat bersama-sama memperkuat sifat nasionalisme untuk memperkokoh umat dalam menghadapi tantangan radikalisme,” tutur Wapres.

Baca juga: Stafsus BPIP: Pancasila Menguatkan HAM

Ia pun menegaskan bahwa tantangan utama umat Islam saat ini adalah menekan angka kemiskinan dan ketimpangan serta mencegah penyebarluasan radikalisme dengan menggunakan simbol-simbol agama.

Menurut Ma’ruf, untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah sudah menyiapkan strategi, di antaranya pembangunan sumber daya manusia unggul, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, dan transformasi ekonomi.

Ma’ruf menyebut bahwa pemerintah telah menempatkan Pembangunan SDM Unggul sebagai prioritas pertama. (Ay/Antara/Liputan6)

DISKUSI: