Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Wapres AS Uraikan Rencana Penggulingan Rezim di Kuba, Nikaragua dan Venezuela

Published 07/05/2018 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Washington, LiputanIslam.com—Wakil Presiden AS, Mike Pence, menyatakan bahwa pemerintah Donald Trump saat ini memprioritaskan “pembebasan” di Kuba, Nikaragua, dan Venezuela. Ketiga negara ini memiliki pemerintahan progresif di kawasan.

Hal ini disampaikan Pence dalam acara pengambilan sumpah duta AS untuk Organisasi Negara-Negara Amerika (OAS) yang baru, Carlos Trujillo.

“Kita akan berada di sisi mereka yang mendambakan kebebasan dan kami akan melawan penindas mereka,” tegasnya.

Dalam pidatonya itu, Pence menyebut masyarakat Kuba hidup “di bawah warisan tirani,” sebuah terminologi yang sering digunakan oleh kelompok sayap-kanan Amerika-Kuba terhadap pemerintah komunis Kuba.

Mengenai Nikaragua, Pence menuduh pemerintah Daniel Ortega “menindas secara brutal” para demonstran damai. Tuduhan itu biasa dipakai oleh pemerintah AS dan sekutunya untuk menjustifikasi intervensi ke suatu negara meski tidak ada bukti yang kuat atas klaim itu.

Berbicara tentang Venezuela, Pence menyebut Presiden Nicolas Maduro seorang “diktator” yang membuat negaranya yang dulu merupakan “salah satu negara terkaya di Amerika Selatan menjadi salah satu yang termiskin.”

Selama bertahun-tahun, AS terus menerus melakukan serangan secara ekonomi dan politik kepada ketiga negara ini dengan tujuan penggulingan rezim.

Sejak 1960, pemerintah AS menjatuhkan embargo ekonomi kepada Kuba. Pada 1980-an, Presiden AS Ronald Reagan mulai mendanai kelompok militer di Nikaragua bernama Contras. Sedangkan pada 2015, Obama mendeklarasikan Venezuela sebagai “ancaman bagi keamanan nasioanal” dan menjatuhkan sanksi dan pengasingan diplomatik.

Pada awal tahun ini, mantan menlu AS Rex Tillerson juga mengisyaratkan sebuah kudeta militer di Venezuela.

Duta AS untuk OAS yang baru, Trujillo, mengumumkan pada minggu lalu bahwa akan ada pertemuan OAS yang membicarakan situasi di Venezuela.

“Kita bisa mencapai itu [perubahan rezim] dengan mengeluarkan sebuah resolusi yang mengecam  Venezuela karena tidak menerima bantuan kemanusiaan. Itu adalah langkah pertama,” tutur Trujillo. (ra/mintpress)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account