Wamenag: Kelola Wakaf Dengan Modern dan Produktif

0
140

Sumber: sumutpos.co

Jakarta, LiputanIslam.com– Wakil Menteri Agama (Wamenag), KH Zainut Tauhid Sa’adi meminta pengelolaan wakaf di seluruh tanah air agar  dilakukan dengan modern dan produktif. Sebab, sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki potensi wakaf yang sangat luar biasa besar. Namun sayangnya hal itu belum dikelola dengan maksimal.

Hal itu disampaikan Zainut pada Workshop dan Silaturahim Pengurus Lembaga Wakaf Ansor (LWA) se-Indonesia di Kantor Pusat GP Ansor, Jakarta, pada Minggu (24/11).

“Undang-undang perwakafan jelas mengamanatkan pengelolaan wakaf yang memiliki manfaat ekonomi dan sekaligus berkontribusi bagi kepentingan dan kesejahteraan umum,” ujarnya.

Saat ini potensi aset wakaf tunai per tahun di Indonesia mencapai lebih dari Rp 300 Triliun. Namun menurut data Lembaga Wakaf Majelis Ulama Indonesia (MUI), wakaf yang berhasil terealisasi hanya sekitar Rp 500 Miliar per tahun. Itu artinya dibutuhkan pengelolaan yang lebih cepat dan modern.

“Semuanya sudah serba digital, memanfaatkan big data, kalau lembaga tidak beradaptasi dengan perubahan tersebut niscaya tergerus zaman dan menjadi usang. Jangan lupa bahwa lembaga pengelolaan wakaf sering menghadapi masalah lemahnya manajemen pengelolaan dan pengembangan wakaf,” ucapnya.

Baca: Menhan Prabowo Minta Negara-Negara ASEAN Waspadai Ancaman Terorisme

Dalam Islam, wakaf adalah sistem yang telah terbukti mampu memberikan kontribusi bagi kemaslahatan publik, kemajuan umat, kebudayaan, pendidikan, ekonomi, dan sosial. Wakaf juga telah dipraktikkan sejak zaman Nabi Muhammad SAW, para sahabat dan para pengikutnya. (aw/sumutpos/republika).

 

DISKUSI: