Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Walikota Ukraina Timur Minta Rusia Kirim Pasukan

Published 20/04/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Man stands near tank in Slavyansk, UkraineSlavyansk, LiputanIslam.com — Walikota Slavyansk, salah satu kota di Ukraina timur yang membangkang terhadap pemerintah Ukraina di Kiev, meminta Rusia mengirimkan pasukan ke kotanya untuk melindungi dari ancaman serangan pemerintah. Permintaan disampaikan setelah terjadinya kontak senjata di kota tersebut yang menewaskan beberapa orang.

Komandan milisi yang diangkat penduduk menjadi walikota Slavyansk, Vladimir Ponomaryov, menyampaikan permintaan itu hari Minggu (20/4).

“Mereka membunuh rakyat kami. Mereka tidak mau berbicara, hanya membunuh,” kata Ponomaryov dalam konperensi pers darurat yang digelar setelah terjadinya tembak menembak di pinggiran kota, Sabtu malam (19/4).

“Kota ini telah dikepung oleh Right Sector (kelompok neo-Nazi Ukraina),” tambahnya seperti dikutip kantor berita RIA Novisti.

Menurutnya hanya Rusia yang dapat melindungi penduduk dari Right Sector, sehingga mendorongnya untuk mengajukan permintaan kepada Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengirim pasukan penjaga perdamaian ke kota-kota Ukraina timur yang membangkang.

Ponomaryov menyebutkan dalam aksi tembak-menembak yang terjadi antara milisi kota dengan pasukan Ukraina dan kelompok Right Sector, seorang anggota milisi dan 7 pasukan Ukraina tewas setelah pasukan Ukraina menyerang sebuah pos penjagaan yang dibentuk para milisi.

Pihak Ukraina sendiri mengkonfirmasi seorang anggota pasukannya dan 2 milisi lokal tewas dalam kontak senjata di pos penjagaan di luar Slavyansk, demikian laporan RIA.

Penduduk kota-kota berkultur Rusia, Kharkov, Donetsk, Gorlovka, Slavyansk dan Kramatorsk telah menolak mengakui legitimasi pemerintah di Kiev dan menuntut diselenggarakannya referendum untuk memisahkan diri dan bergabung dengan Rusia sebagaimana wilayah Krimea. Sebagai responnya, pemerintah Ukraina melancarkan operasi militer untuk merebut kota-kota itu dari milisi setempat.

Rusia Marah dan Mengancam
Sementara itu menanggapi aksi kekerasan yang terjadi di Ukraina timur yang sebagian besar penduduknya berkultur dan berbahasa Rusia, Kemenlu Rusia mengeluarkan kecemannya kepada rezim Ukraina.

“Kami marah dengan tindakan provokasi oleh para militan yang mengindikasikan rezim Ukraina di Kiev tidak berniat untuk melucuti senjata para ekstremis dan nasionalis,” demikian pernyataan Kemenlu Rusia, hari Minggu (20/4).

“Ini sangat mengejutkan bahwa tragedi ini terjadi setelah ditandatanganinya perjanjian 17 April Genewa oleh wakil-wakil dari Rusia, AS, Uni Eropa dan Ukraina, yang menyerukan pengendalian diri semua pihak dari tindakan-tindakan, intimidasi dan provokasi.

Di sisi lain, jubir kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov, mengingatkan NATO bahwa segala langkah untuk mendekatkan kekuatan NATO ke perbatasan Rusia akan mendapatkan respon serius dari Rusia.

“Jika organisasi ini (NATO) datang lebih dekat ke perbatasan kami, secara naluri Rusia akan terdorong untuk melakukan langkah-langkah untuk menjaga keamanannya,” kata Peskov.

Pernyataan ini menanggapi langkah-langkah NATO untuk meningkatkan kekuatannya di negara-negara yang berdekatan dengan perbatasan Rusia. Di antara langkah tersebut yang paling mencolok adalah pengiriman 10.000 pasukan NATO di Polandia.(ca/voice of russia)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account