Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Wabah Virus Ebola Kembali Muncul, 59 Tewas di Guyana

Published 24/03/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Ebola_pictureConakry, LiputanIslam.com — Lama tak terdengar kabarnya, Ebola, virus penyakit yang sangat menular dan mematikan, kembali merebak di Afrika. Kementerian Kesehatan Guyana melaporkan sedikitnya 59 warga negara itu tewas. Virus tersebut dikhawatirkan telah menyebar ke negara tetangga Guyana dan Sierra Leone.

Penyakit mematikan ini ditemukan di tiga kota di wilayah tenggara dan Ibu Kota Guyana, Conakry, pada 9 Februari lalu. “Ini jelas demam Ebola. Laboratorium di Lyon, Prancis, memastikan informasi ini,” kata Damantang Albert Camara, juru bicara pemerintah Guyana, seperti dilansir Reuters, Sabtu lalu (22/3).

Dr Sakoba Keita, Kepala Pencegahan Penyakit Menular dan Epidemi di Kementerian Kesehatan Guyana mengatakan tercatat 80 pasien diduga terjangkiti Ebola, termasuk 59 orang yang tewas. “Tidak semua kasus terkait dengan Ebola. Beberapa terkena disentri akut,” kata dia.

Pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan gejala penyakit serupa, seperti demam, diare, muntah, dan perdarahan juga terjadi di Sierra Leone, yang berbatasan dengan Guyana.

Kepala Medis Sierra Leone, dr Brima Kargbo, mengatakan otoritas setempat saat ini tengah menyelidiki kasus anak laki-laki berusia 14 tahun yang tewas di Kota Buedo, Distrik Kailahun. Anak itu jatuh sakit setelah menghadiri pemakaman seorang kerabatnya di Guyana.

Tim medis sudah dikirim untuk menguji orang-orang yang berhubungan dengan anak itu sebelum meninggal. Kelompok aktivis dokter, Medecins Sans Frontieres, telah mengutus tim yang terdiri atas 24 dokter dan perawat yang membawa 33 ton obat-obatan serta peralatan untuk mendirikan klinik kesehatan di tiga kota yang diduga terjangkiti virus Ebola di Guyana.

“Ini penting untuk mencegah penyebaran penyakit yang sangat menular,” kata dr Esther Sterk, penasihat kesehatan tropis dari Medecins Sans Frontieres.

Menurut WHO, Ebola merupakan salah satu penyakit paling mematikan yang disebabkan oleh virus. Belum ada vaksin dan pengobatan yang bisa mengatasi penyakit ini. Virus Ebola pertama kali ditemukan di Sudan dan Kongo pada 1976. Virus tersebut diduga menular ke manusia dari hewan, seperti simpanse, gorila, monyet, antilop hutan, dan kelelawar buah.

Virus ini sangat mudah menular lewat kontak langsung dan cairan tubuh penderita. Ebola kerap ditemukan di Kongo, Uganda, Sudan Selatan, dan Gabon.(ca/republika.co.id/REUTERS)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account