Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Wabah Belalang Perparah Situasi Kelaparan di Yaman

Published 31/07/2019 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Hudaydah,LiputanIslam.com—Di tengah berkecamuknya perang yang melanda Yaman, negara itu kini tengah dilanda wabah belalang yang begitu masif dan berakibat pada gagalnya produksi pertanian.

Organisasi Pertanian dan Makanan (FAO) PBB telah memperingatkan pemerintah Yaman bahwa belalang-belalang ini merupakan ancaman terbesar produksi hasil pertanian di Yaman dan negara-negara sekitar selama kurang lebih tiga bulan.

“Kini, belalang-belalang itu sedang memasuki fase pertumbuhan terakhir. Mereka akan menyelesaikan fase pergantian kulit dan menjadi belalang dewasa dalam dua hari. Setelah dewasa, belalang-belalang itu akan berkumpul bersama dan mulai bermigrasi saat mereka telah siap untuk terbang,” ucap Amin Zarqa, wakil direktur pusat pemantauan belalang gurun di Yaman.

Topan samudra hindia yang terjadi tahun lalu, telah memberikan kondisi yang menguntungkan bagi belalang untuk berkembang biak di beberapa wilayah seperti, Oman barat, Yaman timur, dan Arab Saudi bagian selatan. Selain itu, penetasan belalang dipicu juga oleh musim hujan dan suhu yang tinggi.

Baca: CNN Rilis Daftar Kebohongan Terbaru Trump Soal Iran

Wabah belalang biasanya terjadi sekitar enam tahun sekali. Terakhir, wabah yang sama melanda Yaman pada tahun 2007 dan 2013. Saat itu, wabah ini sempat diantisipasi, sehingga dampak yang ditimbulkan tidak terlalu merugikan. Namun, sejak terjadinya konflik yang meluluhlantakkan Yaman, antisipasi itu tidak dilakukan lagi.

“Kini, dampak wabah belalang begitu parah. Rasanya kami ingin pergi dari sini dan hidup di tempat lain. Tapi apa daya? Bahkan rumput yang seharusnya dimakan oleh domba pun habis oleh belalang dan domba-domba itu tak lagi memiliki makanan. Seumur hidup, ini wabah belalang terburuk yang pernah aku temui,” ucap salah seorang petani.

Menurut direktur pusat pemantauan belalang gurun, Adel Ibrahim, wabah ini akan memberikan dampak yang besar bagi area pertanian di Yaman barat dalam waktu sebulan setengah, jika tak ditangani sesegera mungkin. Bahkan, para belalang itu bisa melenyapkan ladang dan pada akhirnya menyebabkan hancurnya produksi pertanian, serta memperparah krisis kelaparan di negara itu. (fd/Memo)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account