Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Vietnam Klaim Kondisi Terkendali Setelah Kerusuhan Anti-Cina

Published 16/05/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

vietnam kemenluHanoi, LiputanIslam.com — Pemerintah Vietnam mengumumkan kondisi keamanan telah berhasil dikendalikan di seluruh negara setelah terjadinya aksi-aksi kerusuhan anti-Cina. Pemerintah juga menyatakan akan menghukum para pelaku kerusuhan yang selama 2 hari melanda seluruh negeri yang mengakibatkan setidaknya 2 orang meninggal dan ratusan lainnya luka-luka.

“Ketertiban berhasil dipulihkan di seluruh wilayah dan kami akan melakukan segala tindakan untuk menjami kemanan dan keselamatan jiwa para pekerja dan harta milik perusahaan-perusahaan asing, termasuk perusahaan-perusahaan Cina,” kata jubir Kemenlu Vietnam Le Hai Binh, Kamis petang (15/5).

Kantor berita “Xinhua” melaporkan setidaknya 2 pekerja asal Cina tewas dalam aksi kekerasan, salah satunya pekerja pabrik baja milik Thaiwan di Vietnam tengah, satu orang lagi pekerja pabrik onderdil sepeda di Vietnam selatan. Namun pemerintah Vietnam hanya menyebutkan seorang pekerja Cina yang tewas.

Aksi kerusuhan anti-Cina yang meluas hinga ke 22 provinsi di Vietnam dipicu oleh bentrokan laut antara kapal-kapal Vietnam dan Cina di dekat kepulauan Paracel Laut Cina Selatan, baru-baru ini. Bentrokan yang diwarnai “perang air” dimana kapal-kapal kedua pihak saling menyemprotkan meriam air itu terjadi ketika Cina bermaksud mendirikan fasilitas pengeboran minyak lepas pantai di perairan yang juga diklaim oleh Vietnam itu.

Pekerja Asing Diserukan Pergi
Para pakerja ekspatriat di kawasan industri Vietnam Singapore Industrial Park (VSIP) yang terletak di Provinsi Binh Duong di Vietnam Selatan, dihimbau untuk pergi setelah terjadinya aksi pembakaran dan pengrusakan terhadap sejumlah pabrik milik warga asing di kawasan itu.

Benjamin, seorang pekerja asal Singapura yang bekerja di kawasan industri di Distrik Thuan An, Provinsi Binh Duong, mengatakan kepada Straits Times, hari Rabu (14/5) bahwa seluruh staff asing telah didesak untuk pergi ke wilayah yang lebih aman di dekat kota Ho Chi Minh City.

“Para pejabat VSIP telah menelpon dan menyarankan kami untk meninggalkan Binh Duong saat situasi semakin memburuk,” kata Benjamin.

Kawasan Indusgtri VSIP dimiliki oleh BUMN Singapura, Sembcorp Industries. Banyak perusahaan Singapura berada di kawasan itu selain juga negara-negara lain seperti Thaiwan, Cina, dan Korea.

Cina dan Vietnam telah lama terlibat perselisihan mengenai status kepemilikan kawasan kepulauan Paracel dan Spratly.
Telah berulangkali terjadi ketegangan di wilayah-wilayah itu, terutama setelah Cina membangun fasilitas pengeboran minyak lepas pantai di dekat Kepulauan Paracel bulan ini.

Pemerintah Cina yang didukung oleh beberapa pengamat politik menuduh pemerintah Vietnam sengaja membiarkan aksi-aksi demonstrasi berkembang luas.(ca/strait times)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account