Utang Indonesia Tembus Rp 4.571 triliun per Mei 2019

0
160

Sumber: kompas.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi utang Indonesia mencapai Rp 4.571 triliun per Mei 2019.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, utang Indonesia masih aman karena rasio utang masih di bawah 30 persen terhadap PDB.

“Posisi utang di bawah 30 persen atau 29,72 persen. Posisi utang terjaga aman,” kata Sri Mulyani di Jakarta, Jumat (21/6).

Baca: Utang Luar Negeri RI Kuartal I 2019 Naik Jadi Rp 5.542 Triliun

Sri Mulyani menjelaskan, utang merupakan instrumen pembiayaan yang dapat bermanfaat dan beresiko pada saat yang sama tergantung cara pengelolaannya. Dia menyampaikan, Kemenkeu selalu berhati-hati dalam mengelola utang.

“Kami sangat hati-hati dalam mengelola utang. Kami juga mengupayakan agar risiko valas bisa menurun, saat ini risiko valas sudah berada di bawah 40 persen, sedangkan utang jatuh tempo kita juga stabil dalam 3 tahun belakangan ini,” ujarnya.

Dia menuturkan, pemerintah menghitung setiap rupiah utang yang digunakan untuk membiayai kegiatan yang sifatnya produktif dan investasi dalam jangka panjang.

Direktur Surat Utang Negara Loto Srinaita Ginting menambahkan, utang yang diterbitkan pemerintah selalu dikelola dengan baik. Dalam tiga tahun belakangan, Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) mendapat predikat wajar tanpa pengecualian dari BPK.

“Utang pemerintah dikelola secara berhati-hati, efisien, dan terukur serta diawasi pelaksanaannya dan diaudit pelaporannya dalam bentuk Laporan Keuangan Pemerintah Pusat oleh BPK,” jelasnya. (sh/merdeka/detik)

DISKUSI: