Uni Eropa Minta Mesir Berikan Kebebasan Pers

0
95

Sumber: Al-Jazeera

Kairo,LiputanIslam.com—Uni Eropa (UE) telah mengeluarkan seruan kepada Mesir agar memberikan kebebasan kepada media-media dan memungkinkan para wartawan bekerja tanpa rasa takut.

Sikap ini disampaikan UE pada Minggu (24/11), sehari usai terjadinya penggerebekan kantor berita independen lokal Mada Masr dan penangkapan terhadap tiga staf, termasuk editor senior.

Setelah menjalani proses penahanan selama tiga jam, tiga anggota staf dan pimpinan redaksi Lina Attalah dibebaskan dari kantor polisi.

“Ada pembatasan terus menerus terhadap kebebasan, termasuk kebebasan berekspresi, berkumpul, dan media di Mesir,” jelas Uni Eropa. UE menegaskan, adanya media independen dan beragam adalah kunci menuju demokrasi yang efektif.

“Wartawan mestinya bisa melakukan pekerjaan tanpa takut dilecehkan, sesuai dengan konstitusi Mesir,” tambah Uni Eropa.

Baca: Polisi Eropa Lumpuhkan Situs-situs ISIS di Dunia Maya

Pemerintah Mesir sering kali membantah adanya pelanggaran HAM di negaranya, dan menyebut informasi yang memberitakan adanya kejadian itu sebagai berita bohong.

Namun, para aktivis menyebut, Presiden Abdel Fattah Al-Sisi telah menerapkan rezim tangan besi untuk menekan kebebasan di Mesir sejak dirinya berkuasa pada 2014 lalu. Al-Sisi mengklaim, langkah-langkah itu perlu dilakukan untuk mencegah infiltrasi kelompok-kelompok militan ke Mesir. (fd/Memo)

DISKUSI: