Uni Eropa Kecam Israel Akibat Sita Bantuan untuk Palestina

0
134

LiputanIslam.com—Uni Eropa telah mengeluarkan kecaman terhadap Israel karena berencana untuk menjual bantuan kemanusiaan yang dialamatkan bagi penduduk Desa Badui, West Bank.

Shadi Othman, jubir UE di Yerussalem al-Quds, mengatakan pada Jum’at kemarin (31/5) bahwa sebuah unit di kementerian militer Israel, COGAT, akan melelang bantuan yang disumbangkan oleh Uni Eripa untuk orang-orang Palestina.

“Bantuan yang diberikan oleh Uni Eropa berupa dua bangunan sekolah untuk komunitas Ibziq, dua tenda dan tiga gudang logam untuk komunitas al-Hadidiya,” ucap Othman. Ia menambahkan bahwa total bantuan yang diberikan senilai 15.320 euro ($17.100) telah disita oleh otoritas Israel pada Oktober dan November tahun lalu.

Pada 6 Mei lalu, COGAT menerbitkan iklan di surat kabar Ma’ariv tentang penjualan properti bantuan yang disita di wilayah kependudukan Westbank.

Dalam iklan itu disebutkan,”Jika pemilik aset yang disita belum mengajukan permintaan pengembalian properti mereka dalam waktu 30 hari, maka aset itu akan dijual.”

Baca: Pemerintah, Bantuan untuk Palestina Baiknya Berbentuk Uang

Tulisan ini direspon oleh Othman. Ia mengatakan bahwa UE telah melayangkan permintaan resmi untuk pengembalian aset tersebut, namun otoritas Israel tidak memberikan tanggapan apapun.

“Delegasi Uni Eropa di Yerussalem dan Ramallah telah meminta pihak berwenang Israel untuk mengembalikan barang-barang sitaan kepada para penerima, tanpa syarat dan dilakukan secepat mungkin,” jubit itu menambahkan. (fd/Presstv)

DISKUSI: