Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Uni Emirat Arab dan Mesir Diduga Terlibat Serangan Udara di Libya

Published 26/08/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

bandara tripoliTripoli, LiputanIslam.com — Uni Emirat Arab (UEA) dan Mesir diduga kuat terlibat dalam aksi serangan udara dalam pertempuran di bandara internasional Tripoli antara kelompok-kelompok militan yang saling bersaing.

Mesir sendiri telah membantah laporan tersebut, sedangkan UEA tidak berkomentar. Sementara AS dan sekutu-sekutu baratnya yang terkejut dengan aksi tersebut mempersoalkan legalitas penggunaan senjata buatan mereka dalam aksi tersebut.

Sebuah pesawat tempur tanpa identitas melakukan 2 kali serangan  dalam pertempuran di bandara Tripoli baru-baru ini antara kelompok Islamis dan nasionalis-sekuler yang berakhir dengan dikuasainya bandara tersebut oleh kelompok Islamis. Demikian laporan BBC News.

New York Times dalam laporannya hari Senin (25/8) menyebutkan pesawat tersebut milik UEA yang terbang dari pangkalan militer Mesir.

Seorang pejabat AS mengatakan kepada BBC bahwa pihaknya tidak mendapatkan pemberitahuan atas aksi tersebut, selain prihatin bahwa senjata buatan AS kemungkinan telah digunakan untuk tindakan yang melanggar perjanjian pembelian dengan AS.

Pada hari Senin (25/8) AS, Perancis, Jerman, Italia dan Inggris mengeluarkan pernyataan bersama mengecam “campur tangan asing” di Libya yang disebut telah “memperluas perbedaan dan menghambat transisi demokrasi di Libya”.

BBC juga melaporkan keterlibatan UEA dan Mesir tersebut semakin memperkuat anggapan terjadinya persaingan keras di kawasan antara negara-negara pendukung gerakan Islamis melawan negara-negara diktator Arab.

Qatar yang menjadi pendukung gerakan Ikhwanul Muslimin dikabarkan telah menyediakan bantuan senjata kepada kelompok Islamis di Libya sebagaimana di Suriah dan Mesir. Sedangkan Mesir, Saudi Arabia, dan UEA berusaha menghentikan gerakan Islamis.

Akhir pekan lalu kelompok-kelompok militan Islamis yang berasal dari Misrata mengambil alih bandara Tripoli dari kelompok milisi dari Zintan yang telah menguasai bandarat itu selama 3 tahun, melalui pertempuran sengit selama hampir 1 bulan.

Menyusul perkembangan itu, hari Senin (25/8) parlemen lama yang didominasi kelompok-kelompok Islamis kembali bertemu untuk membubarkan pemerintahan dan parlemen interim yang didominasi kelompok nasionalis-sekuler.

Bulan Juni lalu parlemen General National Congress (GNC) yang didominasi kelompok-kelompok Islamis, digantikan oleh parlemen baru House of Representatives, yang didominasi oleh kelompok-kelompok liberal-sekuler dan nasionalis.

GNC yang bersidang kembali di Tripoli hari Senin, menolak keberadaan parlemen penggantinya yang bermarkas di kota garnisun Tobruk. Sebaliknya House of Representatives menyebut kelompok-kelompok yang kini menguasai Tripoli adalah “teroris”.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account