Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Ukraina Terpecah, Parlemen Pecat Presiden

Published 23/02/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

ukraine on fireKiev, LiputanIslam.com — Kepemimpinan Ukraina kini terpecah setelah parlemen setempat memecat Presiden Viktor Yanukovych, pada hari Sabtu (22/02). Keputusan ini diambil parlemen, hari Sabtu (22/2), justru setelah tercapai kesepakatan antara parlemen dan presiden untuk mengubah konstitusi dan menyelenggarakan pemilu sebelum akhir tahun demi tercapainya proses transisi kekuasaan yang damai. Atas keputusan parlemen ini presiden Yanukovych pun menolaknya dan menyatakannya sebagai tindakan ilegal.

Dalam pidato televisi yang direkam beberapa jam sebelum parlemen menggelar pertemuan, Yanukovych mengatakan dirinya tidak akan mengundurkan diri dan menggambarkan langkah lawan-lawan politiknya sebagai vandalisme, aksi bandit, dan kudeta. Ia juga mengatakan tindakan parlemen memilih ketua yang baru adalah melanggar hukum.

Selain memecat Viktor Yanukovych dari jabatannya, keputusan parlemen tersebut termasuk penyelenggaraan pemilu dipercepat pada tgl 25 Mei, serta pembebasan tahanan politik dan bekas perdana menteri Yulia Tymoshenko yang sebelumnya ditahan di sebuah rumah sakit di kota Kharkiv, Ukraina timur.

BBC melaporkan bahwa Yulia Tymoshenko, setelah bebas, bergegas  menuju Lapangan Kemerdekaan di ibukota Kiev yang sejak November lalu menjadi pusat aksi menentang pemerintahan pimpinan Yanukovych.

Kini publik dunia masih menunggu tindakan apa yang selanjutnya akan dilakukan Yanukovich setelah dilaporkan tengah berada di Donetz, salah satu kota besar di Ukraina timur yang dikenal sebagai basis pendukungnya. Ukraina timur yang berbatasan dengan Rusia mayoritas berpenduduk etnis Rusia dan memiliki kedekatan kultural dengan Rusia, negara yang menjadi sekutu Yanukovich dalam pergolan politik di Ukraina saat ini.

Ukraina dililit krisis politik sejak Yanukovych menolak perjanjian dagang dengan Uni Eropa dan memilih hubungan yang lebih erat dengan pemerintah di Moskow.

Aksi protes diwarnai bentrok dengan aparat keamanan, yang sejauh ini menewaskan banyak orang. Kementerian Kesehatan mengatakan sejak Selasa lalu (18/02) setidaknya 77 orang tewas.(ca/bbc)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account