Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Ukraina Tandatangani Perjanjian dengan Uni Eropa, Rusia Berang

Published 27/06/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

perjanjian ukrainaBrussels, LiputanIslam.com — Ukraina bersama 2 negara bekas Uni Sovyet lainnya, Georgia dan Moldova, menandatangani perjanjian kerjasama dengan Uni Eropa, Jumat (27/6). Hal ini pun membuat Rusia meradang. Demikian laporan BBC.

Pakta yang mengikat ketiga negara itu menjadi lebih dekat ke barat secara ekonomi dan politik, menjadi isu yang menimbulkan krisis di Ukraina.

Sebagaimana diketahui, Presiden Ukraina Victor Yanukovych ditumbangkan melalui aksi-aksi demonstrasi bulan Februari lalu, karena membatalkan perjanjian serupa. Dan sejak itu krisis Ukraina membuat wilayah Krimea memisahkan diri dan bergabung dengan Rusia, sementara kelompok-kelompok militan separatis di 2 provinsi lainnya, Donetsk dan Lugansk, mengangkat senjata melawan pemerintahan pusat di Kiev.

Presiden Ukraina Petro Poroshenko menyambut gembira penandatangan kerjasama tersebut. Ia menyebutnya sebagai “simbol keyakinan dan keinginan yang tidak bisa dipatahkan” serta “hari paling bersejarah sejak kemerdekaan tahun 1991”.

Poroshenko juga mengatakan bahwa kerjasama itu merupakan awal dari bergabungnya Ukraina dengan Uni Eropa.

“Ukraina menekankan kedaulatannya dalam memilih untuk menjadi anggota Uni Eropa,” katanya.

Sementara Presiden Dewan Eropa Herman Van Rompuy menyebut perjanjian itu sebagai “hari besar bagi Eropa”.

“Uni Eropa di samping Anda sekarang, hari ini, lebih dari sebelumnya,” kata Rompuy.

Rusia Geram

Di sisi lain, perjanjian tersebut disambut sinis oleh Presiden Rusia Vladimir Putin. Putin menyebut hal itu akan membuat Ukraina terpecah menjadi dua.

Putin menyebut perjanjian tersebut sebagai “kudeta anti-konstitusional” yang mendorong rakyat Ukraina untuk terpecah menjadi 2, pro-Uni Eropa dan pro-Rusia.

“Krisis akut yang terjadi di tetangga ini telah menyusahkan kita. Kudeta anti-konstitusional di Kiev dan upaya-upaya untuk memaksa rakyat Ukraina memilih antara Uni Eropa dan Rusia, telah mendorong masyarakat negeri itu terpecah,” kata Putin.

Rusia patut marah, karena dengan perjanjian itu produk-produk dari Eropa barat bakal membanjiri ketiga negara yang selama ini menjadi pasar potensial produk-produk Rusia.(CA)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account