Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Ukraina Alihkan Tuduhan “Sniper Maut” ke Rusia

Published 08/03/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

sniperKiev, LiputanIslam.com — Rezim baru Ukraina berupaya mengalihkan tuduhan sniper maut berasal dari pihak demonstran, ke pihak Rusia. Demikain laporan wartawan Associated Press Mike Eckel berjudul “Russia, Ukraine feud over sniper carnage”, hari Sabtu (8/3).

“Mereka telah mengalihkan fokus dari rezim presiden terguling Viktor Yanukovy ke rezim Vladimir Putin, berdasar teori bahwa Kremlin bermaksud menciptakan tragedi sebagai dalih untuk melakukan serangan militer,” tulis Eckel dalam laporan itu.

Hal ini ditunjukkan oleh pernyataan beberapa pejabat rezim baru Ukraina yang menuduh Rusia sebagai pelaku penembakan di Maidan yang menewaskan puluhan orang dan melukai ratusan lainnya.

“Menurut saya ini bukan saja rezim lama (Yanukovych) yang melakukan provokasi, namun juga melibatkan pasukan khusus Rusia yang bekerja dan menjaga ideologi rezim lama,” kata menteri kesehatan Ukraina Oleh Musiy.

Pernyataan yang sama juga diberikan oleh Mendagri Arsen Avakov, hari Selasa (4/3), yang mengatakan, “saya hanya bisa mengatakan satu hal, bahwa faktor kunci dari kerusuhan yang telah menumpahkan darah di Kiev dan telah membalikkan negeri ini dan mengguncangkannya, adalah pihak ketiga, dan itu bukan orang Ukraina.”

Ukraina dikabarkan tengah membentuk sebuah tim penyidik untuk menyelidiki sniper maut selama aksi-aksi demonstrasi penggulingan presiden terpilih Victor Yanukovicy, setelah merebaknya rumor yang menyebutkan adanya penembak-penembak jitu yang dibayar oleh pihak oposisi untuk menjungkalkan Presiden Yanukovych. Rumor itu berhembus kencang setelah adanya kebocoran rekaman pembicaraan antara Menlu Estonia Urmas Paet dengan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Chaterine Ashton. Dalam pembicaraan tersebut Paet mengatakan kepada Ashton, berdasarkan kesaksian para tenaga medis di lapangan, bahwa penembak-penembak jitu yang dibayar pihak oposisi telah menembaki para demonstran dan polisi untuk menciptakan kekacauan lebih besar dan berujung pada penggulingan Yanukovych.

“Kini ada pemahaman yang semakin kuat bahwa di belakang sniper-sniper itu bukanlah Yanukovych, melainkan dari pihak pemerintahan baru,” kata Paet dalam rekaman itu.

Pada hari Rabu lalu (5/3), Paet mengkonfirmasi bahwa pembicaraan tersebut memang benar terjadi.

Selain pengakuan Paet tersebut, tuduhan Rusia sebagai pelaku penembakan adalah tidak sesuai dengan logika, karena tidak mungkin Rusia menggulingkan sekutunya sendiri untuk digantikan oleh regim baru yang memusuhinya.(ca/associated press)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account