Trump Lindungi Arab Saudi Usai Insiden Penembakan Florida

0
151

Sumber: Presstv

Washington,LiputanIslam.com—Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sedang berusaha melindungi Arab Saudi usai terjadinya insiden penembakan oleh Pasukan Angkatan Udara Arab Saudi di pangkalan militer Florida.

Pelaku serangan diduga bernama Mohammed Saeed Alshamrani, seorang letnan kedua pasukan angkatan udara Arab Saudi. Insiden ini telah menewaskan tiga orang dan melukai beberapa orang lainya. Pelaku langsung ditembak mati oleh petugas setempat di lokasi kejadian.

Tembakan mematikan ini bisa menjadi bom yang bisa mengancam hubungan Presiden Trump dengan para pemimpin Arab Saudi. Namun, Trump dan jajarannya berusaha keras untuk melindungi aliansi penting mereka di Timur Tengah.

Satu jam setelah kejadian, Trump melalui akun twitternya mengatakan bahwa Raja Salman bin Abdul Aziz telah menelfon dan menyatakan bela sungkawa sedalam-dalamnya terhadap keluarga korban.

“Langkah pertama yang diambil presiden Trump adalah meredam berbagai komentar yang bisa menyudutkan pemerintah Arab Saudi,” ucap seorang analis, melalui publikasinya di New York Times pada Sabtu.

Baca: Ilmuwan Iran Sebut Keadilan Amerika Hanya Ada di Film Hollywood

Sesaat sebelum meninggalkan Gedung Putih menuju Florida, Trump mengklaim para pemimpin Arab Saudi merasa terkejut atas kejadian ini. Ia menambahkan, bagaimanapun juga Raja Salman akan memperhatikan dan mencintai keluarga korban.

Hal serupa juga disampaikan oleh Mike Pompeo. Melalui akun twitternya ia turut mengekspresiken ucapan bela sungkawa dari rekan Arab Saudinya, Menlu Faisal bin Farhan Al-Saud.

“Saya baru saja bicara dengan Menlu Saudi yang menyatakan bela sungkawa atas meninggalnya korban dalam insiden Florida. Keluarga dan teman-teman korban, serta mereka yang terluka akan ada di doa dan ingatan kami,” ucap Pompeo. (fd/Presstv)

DISKUSI: