Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

TIMES: Jokowi Bukan Obama

Published 03/06/2014 4 Min Read
Share
4 Min Read
SHARE

Obama_JokowiJakarta, LiputanIslam.com — “Namun hanya ada sedikit kesamaan antara kedua tokoh muda itu.” Demikian kesimpulan media berpengaruh dunia TIMES tentang sosok capres Indonesia Jokowi dengan Presiden Barack Obama.

TIMES rupanya menangkap “gairah” sebagian masyarakat Indonesia, terutama pendukung capres Jokowi, yang suka membanding-bandingkan Jokowi dengan Presiden Barack Obama. Namun, menurut TIMES dalam laporannya berjudul “‘Indonesia’s Obama’ Is Actually Nothing of the Sort” baru-baru ini, hanya 2 kesamaan antara keduanya, yaitu sama-sama relatif muda dan menjadi korban kampanye negatif.

TIMES pun membandingkan rumor tentang agama dan asal-usul Jokowi dengan rumor tentang kelahiran Barack Obama. Jika Jokowi memposting foto surat nikahnya di Facebook untuk membantah rumor tersebut, Obama memposting surat keterangan lahirnya untuk membantah rumor yang menyebut bahwa tempat kelahiran di Kenya.

Namun hanya sampai di situ kesamaannya. Yang lainnya adalah perbedaan. Demikian kesimpulan TIMES.

Perbedaan pertama, menurut TIMES adalah terpilihnya pasangan Jokowi, yaitu Jusuf Kalla, yang menurut TIMES tidak sama dengan wakil Obama, Joe Biden.

Menurut TIMES Jusuf Kalla adalah figur wapres yang tidak bisa bekerjasama dengan pasangannya, sembari mencontohkan rivalitas antara Jusuf Kalla dengan Presiden SBY selama tahun 2004-2009. Jusuf Kalla disebutkan juga memilih kebijakan yang berseberangan dengan SBY dalam kasus Bank Century dengan memberikan testimoni yang tidak sesuai keinginan SBY. TIMES juga menyoroti sikap Jusuf Kalla yang membela aksi penumpasan PKI tahun 1960-an.

Perbedaan lainnya, menurut TIMES adalah Jokowi tidak memiliki kebebasan dalam menentukan pilihan-pilihannya karena banyak “dikendalikan” oleh Ketua PDI-P Megawati Soekarnoputri. TIMES pun mengutip pernyataan Jokowi saat menentukan pemilihan Jusuf Kalla sebagai pasangannya untuk membuktikan analisisnya:

“Berdasar pertimbangan-pertimbangan khusus, pertimbangan-pertimbangan Bu Megawati Soekarnoputri, tadi malam kami memutuskan bahwa pasangan saya adalah Muhammad Jusuf Kalla.”

Lebih jauh TIMES bahkan mengutip pernyataan Megawati Soekarnoputri terhadap Jokowi yang juga banyak dikutip media massa nasional:

“Saya menjadikan Anda (Jokowi) sebagai kandidat presiden. Namun Anda harus ingat bahwa Anda adalah pegawai partai dengan fungsi mengimplementasikan program-program dan idiologi partai.”

TIMES pun menyoroti fenomena tampilnya pemimpin-pemimpin muda negeri ini yang muncul paska gerakan reformasi tahun 1998. Beberapa tokoh tersebut disebutkan, selain Jokowi adalah Wagub DKI Basuki Tjahaja Purnama, Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Walikota Bandung Ridwan Kamil, serta Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Namun tokoh-tokoh muda tersebut dianggap masih berada di bawah bayang-bayang tokoh senior yang sebagian besar adalah tokoh era Soeharto.

“Pemimpin partai dan pendiri seperti Megawati memperlakukan organisasinya seperti milik pribadi, memegang keputusan akhir tentang calon presiden dan wakilnya hingga calon kepala daerah yang diusung,” tulis TIMES tentang fenomena pencapresan Jokowi oleh PDI-P.

TIMES juga mengomentari pernyataan tim sukses Jokowi dan aktifis anti korupsi Teten Masduki yang dalam akun twitternya menulis, “Perjuangan melawan para oligarch”, sehari sebelum terpilihnya Jusuf Kalla. Maksud Teten adalah menyinggung lawan Jokowi, Prabowo Subianto, yang dikenal sebagai pengusaha besar. Namun Jusuf Kalla, selain sebagai politisi juga dikenal luas sebagai seorang oligarch Indonesia.

Maka, “Saat hari pemilihan mendekat dan partai-partai politik saling bersaing memperebutkan suara, persaingan memperebutkan kursi presiden pun berubah menjadi persaingan antara para oligarch, bukan melawan mereka,” demikian kesimpulan TIMES.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account