Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Tim Tari dan Angklung Raih Grand Prix Orpheus di Bulgaria

Published 16/09/2014 6 Min Read
Share
6 Min Read
SHARE
Foto: http://www.eaff.eu/en/news
Foto: http://www.eaff.eu/en/news

Jakarta, LiputanIslam.com — Tim kesenian Indonesia kembali meraih prestasi dan mempesona masyarakat Bulgaria.  Kali ini tim yang merupakan kolaborasi antara Rumah Angklung Indonesia dan Sanggar Ayunda Puspita meraih penghargaan Grand prix Orpheus (juara pertama/best performance) pada XI Black Sea Festival 2014 yang diadakan di Kota Primorsko dan Kiten Bulgaria 2-6 September 2014.

Setelah tampil di Festival, pada tanggal 8 September 2014, tim berkesempatan memeriahkan Hari Kota Haskovo (kota dekat perbatasan Turki, 200 Km dari Sofia) dan mendapatkan sambutan cukup meriah dari masyarakat kota tersebut. Pada Festival tim kesenian RI menampilkan musik angklung, kolintang dan gendang yang dikolaborasikan dengan tarian tradisional Indonesia.

Selama festival berlangsung, penampilan tim mendapatkan apresiasi tinggi dan sambutan luar biasa penonton, khususnya pada hari ke-3 festival saat tim membawakan lagu terkenal Bulgaria “Moia Strana Moia Bulgaria” (My Country My Bulgaria) dengan musik Angklung.  Pada saat itu ribuan penonton spontan berdiri dan turut bernyanyi, bahkan sebagian penonton menitikkan air mata. Hari ke-3 festival diadakan di panggung terbuka di taman pinggir laut di Kota Kiten.

Dengan prestasi tim kesenian RI di Festival di kota Primosrko dan Kiten tersebut, berarti tim berhak untuk mengikuti festival yang tingkatannya lebih tinggi tahun depan yaitu International Euro Folk Championship 2015.  Penghargaan tersebut diserahkan oleh Direktur Festival, Kaloyan Nikolov, kepada salah satu Pimpinan Tim, Arnydulisahputri, di acara penutupan Festival di kota Kiten pada 6 September 2014.

Acara penutupan  Festival dihadiri oleh Deputi Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto dan Staf Khusus Menpora, Heru Nugroho.  Keikutsertaan  tim kesenian yang terdiri dari 17 pemusik dan penari serta 3 pendamping dari Kemdikbud RI di Festival tersebut adalah atas sponsor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan  dan Kementerian Pemuda dan Olah Raga Indonesia.  XI Black Sea Festival 2014 diikuti 90 grup dari 6 negara yaitu Indonesia, Turki, Rumania, Macedonia, Kroasia dan tuan Rumah Bulgaria.

Deputi Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto,  telah pula memberikan sambutan pada acara penutupan Festival yang antara lain menyampaikan terkesan atas sambutan masyarakat kota Primorsko dan Kiten atas penampilan tim kesenian Indonesia. Ini menggambarkan kemesraan hubungan Indonesia-Bulgaria yang telah terbina dengan baik sejak Presiden Sukarno. Oleh karena itu Deputi berjanji akan kembali mendukung keikutsertaan tim kesenian Indonesia pada Festival serupa di tahun-tahun mendatang di Bulgaria untuk semakin mempererat hubungan kedua Negara dan mempromosikan keragaman budaya Indonesia.

Sementara itu, pada pertunjukkan di kota Haskovo yang diadakan di “Liberty Square” (Pusat kota), penampilan tim juga mendapat sambutan hangat ratusan masyarakat kota Haskovo mulai dari anak-anak hingga manula.  Para penonton kembali terkesima dengan suara musik angklung yang sama sekali belum pernah didengarnya. Mereka mencoba mendengarkan musik angklung secara detil. Seperti halnya di kota Primorsko dan Kiten, di kota ini penonton juga merasa tersentuh ketika musik angklung membawakan lagu “Moia Strana Moia Bulgaria”. Beberapa penonton menyatakan apresiasinya atas upaya tim membawakan lagu terkenal Bulgaria tersebut, karena bagi masyarakat Bulgaria “Moia Strana Moia Bulgaria” adalah lagu patriotik. Sementara penonton lainnya menyatakan kekagumannya  penari Indonesia selalu tersenyum pada saat menari.

Penampilan tim di kota Haskovo  adalah untuk memenuhi janji Dubes RI Bunyan Saptomo kepada Mayor Haskovo, Georgi Ivanov, untuk mendatangkan tim kesenian ke kota tersebut.  Dalam pertemuan antara Dubes RI dengan Mayor Haskovo sebelum pertunjukan tim kesenian, Mayor Ivanov menyampaikan sangat senang Dubes RI dapat mendatangkan tim kesenian Indonesia ke kotanya. Mayor berjanji akan ke Indonesia untuk mengenal lebih jauh budaya Indonesia.

Selain menyanyikan lagu Bulgaria, tim kesenian dari Indonesia juga membawakan  lagu-lagu daerah dan tarian Nusantara dari Papua, Sumatera, Kalimantan dan Betawi. Beberapa diantaranya dibawakan secara medley.

Prestasi yang diraih  dan penampilan tim Indonesia tersebut telah memberikan kesan mendalam kepada masyarakat Bulgaria khususnya di kota Kiten, Primorsko dan Haskovo.  Seusai pentas di kota Primorsko dan Kiten, beberapa penonton  menyatakan bahwa lagu “Moia Strana Moia Bulgaria” terdengar sangat indah dan menyentuh hati ketika dibawakan dengan musik angklung. Sebagian lainnya menyampaikan sangat menantikan penampilan tim kesenian Indonesia setelah melihat penampilan pertama.

Sementara, suara musik angklung yang ditampilkan telah pula membuat penonton terkesima. Dua mahasiswa dari Universitas Burgas (sekitar 30 Km dari Kiten) yang menyaksikan penampilan tim di kota Primorsko telah pula menyampaikan minatnya untuk melakukan penelitian terhadap musik angklung.  Penampilan musik angklung di Bulgaria  ini merupakan yang pertama kali dalam sepuluh tahun terakhir.  Musik angklung terakhir ditampilkan di kota Plovdiv pada tahun 2004.

Kota Primorsko dan Kiten merupakan kota kecil di pantai Laut Hitam yang menjadi tujuan wisata musim panas wisatawan domestik dan asing (Rusia, Jerman, dan negara-negara tetangga Bulgaria).  Sedangkan kota Haskovo adalah ibukota Propinsi Haskovo dengan daerah pertanian yang antara lain memproduksi gandum dan ketumbar.

Penampilan Tim Indonesia di atas memberikan dampak lebih dikenalnya Indonesia secara luas d iantara  masyarakat Bulgaria dan di antara para wisatawan. (ph/Kemlu.go.id)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account