Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Thailand Larang Praktik Adopsi Komersial bagi Warga Asing

Published 20/02/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

bayi adopsiBangkok, LiputanIslam.com — Parlemen Thailand mengesyahkan UU pelarangan praktik adopsi anak komersial bagi warga asing setelah terjadinya 2 kasus besar terkait masalah ini tahun lalu.

Undang-undang itu juga melarang penggunaan agen-agen, atau semua bentuk promosi wanita-wanita yang besedia mengandung anak untuk orang lain. Demikian BBC News melaporkan, Jumat (20/2).

Tahun lalu sebuah kasus adopsi anak yang menderita penyakit “down’s syndrome” menjadi perhatian publik Thailand. Sang ibu yang mengandung anak itu mengatakan, orang tua angkat anak itu menelantarkan anak tersebut dan membawa pergi 2 saudaranya yang sehat.

Dengan undang-undang baru itu, hanya pasangan Thailand yang menikah, atau pasangan menikah dengan seorang suami atau istri warga Thailand yang telah menikah selama 3 tahun yang bisa mengadopsi anak. Namun adopsi anak dengan motif ekonomi dan bisnis sama sekali dilarang dengan ancaman hukuman penjara sampai 10 tahun. Para agen adopsi juga mendapatkan ancaman hukuman.

Tahun lalu kasus bayi adopsi “down syndrome” yang mendapat julukan “baby Gammy” menjadi perhatian publik dunia setelah orang tua angkatnya menelantarkannya setelah membawa pergi 2 saudaranya yang sehat. Ia harus tinggal dengan ibu yang telah melahirkannya di Thailand.

Pemerintah Australia kemudian memberikan hak kewarganegaraan bagi anak itu untuk memungkinkannha mendapatkan perawatan kesehatan yang memadai.

Kasus kedua disebut dengan “pabrik bayi”, ketika seorang warga Jepang diketahui memiliki 12 anak dari ibu-ibu kandung yang berbeda.

RUU itu sendiri sudah berumur hampir 5 tahun, namun krisis politik yang berkepanjangan mengakibatkannya terkatung-katung. Baru setelah terjadinya 2 kasus yang memalukan itu, pemerintah dan parlemen memberikan perhatiannya kembali.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account