Tertekan Perang Dagang, Rupiah Berada di Posisi Rp 14.020 per Dolar AS

0
124

Sumber: market.bisnis.com

Jakarta, LiputanIslam.com— Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (10/12) melemah ke posisi Rp 14.020 per dolar AS. Rupiah melemah sebesar 0,07 persen dibandingkan perdagangan hari sebelumnya.

Menurut Direktur PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi, rupiah pada hari ini tertekan oleh perang dagan antara AS dan China. Pasar masih khawatir terhadap proses kesepakatan dagang antara kedua negara tersebut.

“Tanpa perjanjian parsial, AS dapat mengenakan tarif tambahan sejumlah 160 milyar dolar pada barang-barang Tiongkok, termasuk mainan dan telepon pintar,” ujar Ibrahim, Selasa (10/12).

Baca: Akhir Pekan, Rupiah Menguat ke Posisi Rp 14.038 per Dolar AS

Dia menjelaskan, pengenaan tarif tambahan tersebut dikhawatirkan akan berdampak pada kesepakan dagang AS dan China dan membuat perekonomian global semakin tertekan.

Selain itu, pasar saat ini memberikan perhatian pada kebijakan Federal Reserve AS dan Bank Sentral Eropa. Sebab, ada kabar bahwa dua bank sentral tidak ingin mengumumkan perubahan signifikan pada kebijakan mereka.

“Pedagang akan memperhatikan tentang apakah pelonggaran lebih lanjut akan dilakukan tahun depan, setelah melihat data ekonomi terutama AS yang terus membaik walaupun terjadi gejolak global yang bisa dipastikan,” jelasnya.

Analis Samuel Sekuritas Lana Sulistyaningsih juga mengatakan hal yang sama. Dia sudah memprediksi potensi pelemahan rupiah karena kekhawatiran pasar terhadap kesepakatan dagang antara AS dan China.

“Rupiah kemungkinan juga melemah terbawa sentimen yen Jepang dan dolar Singapura yang dibuka turun pagi ini,” ucapnya. (sh/cnnindonesia/katadata)

DISKUSI: