Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Tersangka Penyerangan Konsulat AS di Libya Diadili

Published 28/06/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

keadilanWashington, LiputanIslam.com — Tersangka utama serangan kantor konsulat AS di Benghazi, Libya, yang menewaskan dubes AS Chris Stevens dan 3 warga AS lainnya tahun 2012, muncul di pengadilan federal AS di Washington dengan kawalan ketat. Demikian laporan BBC, Sabtu (28/6).

Ahmed Abu Khattala ditangkap melalui operasi inteligen AS di Benghazi, tanggal 18 Juni lalu, dan langsung diterbangkan keluar Libya.

Ia telah membantah terlibat dalam serangan maut terhadap kantor konsulat AS tahun 2012, meski mengakui berada di kota tersebut.

Abu Khattala dituduh menyediakan perlengkapan penyerangan, termasuk dirinya sendiri, membunuh seorang warga AS di fasilitas milik AS dan merusak fasilitas milik AS.

Abu Khattala mendenarkan dengan serius tuduhan yang disampaikan melalui penerjemah yang disediakan, sebelum menyatakan dirinya tidak bersalah. Sidang selanjutnya akan digelar 8 Juli mendatang.

Media AS melaporkan bahwa Abu Khattala dibawa dari sebuah kapal perang, tempat ia ditahan sejak ditangkap di Benghazi 2 minggu lalu. Otoritas keamanan AS menyebutnya sebagai “tokoh kunci” dalam serangan di Benghazi.

Presiden AS Barack Obama mengungkapkan kegembiraannya setelah ia ditangkap di Benghazi. Tidak berlebihan, karena Obama menghadapi kritikan tajam karena ketidak mampuan AS mencegah serangan, meski saat itu keberadaan aparat keamanan AS dan sekutu-sekutu AS di Libya cukup banyak.

“Ketika warga Amerika diserang, tidak peduli berapa lama dibutuhkan, kami akan menemukan mereka yang bertanggungjawab dan membawanya ke pengadilan,” kata Obama setelah tertangkapnya Khattala.

Beberapa politisi AS menyerukan agar Khattala ditahan di Guantanamo Bay, Kuba.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account