Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Terorisasi IRGC, Bukti Eropa adalah ‘Peniru Total AS’

Published 20/01/2023 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

LiputanIslam.com– Parlemen Eropa dilaporkan telah mengesahkan draf yang menyatakan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) sebagai bagian dari “organisasi teroris”.

Setelah Donald Trump mencantumkan IRGC dalam daftar kelompok-kelompok teroris 3 tahun silam, tindakan Parlemen Eropa pada hakikatnya membuktikan bahwa Benua Biru dalam tahun-tahun terakhir ini adalah “peniru total Paman Sam” dalam kebijakan-kebijakan luar negerinya.

Hal yang patut dicamkan adalah Eropa begitu patuh dan tunduk terhadap AS, sehingga tidak membedakan apakah Partai Republik atau Demokrat yang memegang kendali di Gedung Putih.

Baru-baru ini, Ketua Dewan Hubungan Luar Negeri Senat AS, Bob Menendez dengan tegas mengumumkan, ”Negara-negara Eropa harus bergabung dengan kami dalam mendeklarasikan IRGC apa adanya, yaitu sebuah organisasi teroris.”

Meski dikatakan bahwa keputusan AS-Eropa ini tidak memiliki jaminan yang dibutuhkan untuk dieksekusi dan murni hanya sebuah wacana emosional dan nonprofesional, namun inisiatif untuk mengambil tindakan ini saja sudah menunjukkan bahwa Barat secara kompak berusaha melengkapi kebijakan tekanan atas Iran, demi mendapat keuntungan dalam isu JCPOA dan memaksa Teheran tunduk mutlak kepada tuntutan-tuntutan Barat.

Dalih-dalih Eropa dalam menjatuhkan sanksi atas IRGC perlu dicermati. Mereka menuduh bahwa IRGC bertanggung jawab atas pengeboman, serangan rudal, penyelundupan senjata, teror, dan suplai drone-drone pembunuh, sehingga mesti dijatuhi sanksi.

Pertanyaan utamanya adalah: jika diasumsikan bahwa segala klaim ini benar, semua ini tidak mungkin terjadi hanya dalam beberapa bulan, pekan, atau hari terakhir. Jadi, kenapa Uni Eropa dalam pekan-pekan terakhir baru menyimpulkan bahwa IRGC harus disanksi? Bukankah ini berarti bahwa para perancang skenario ini, sama seperti AS, sudah putus asa karena kerusuhan-kerusuhan di Iran tidak membuahkan hasil? Bukankah tindakan ini adalah pelengkap kebijakan Tekanan Maksimum AS atas Iran selama beberapa tahun terakhir?

Sebelum ini, di saat kerusuhan Iran tengah mencapai puncaknya, klaim pengiriman drone Iran untuk digunakan Rusia di perang Ukraina digulirkan secara masif, yang tetap saja tidak membuahkan hasil. Setelah itu, beberapa waktu lalu diklaim bahwa AS menyita sebuah kapal yang memuat senapan AK-47 dari Iran untuk diselundupkan ke Yaman. Namun klaim ini tidak diverifikasi oleh sumber tepercaya mana pun.

Sehubungan dengan tudingan bantuan drone untuk Rusia, pihak Ukraina tidak hadir dalam pertemuan pertama untuk membahas klaim ini. Dalam pertemuan kedua, Ukraina juga hanya mengandalkan klaim-klaim media, alih-alih bukti yang nyata.

Dengan melihat semua realita ini, satu-satunya alasan untuk tindakan Parlemen Eropa ini adalah berkaitan dengan JCPOA dan upaya Tekanan Maksimum atas Teheran. (af/alalam)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account