Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Teroris Serang Stasiun KA di Cina, 33 Tewas

Published 02/03/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

china anti terror policeBeijing, LiputanIslam.com — Sekelompok teroris dengan senjata pedang melakukan serangan brutal terhadap orang-orang di sebuah stasiun kereta api di Cina, hari Sabtu sore (1/3). 33 orang tewas dan puluhan lainnya luka-luka akibat serangan tersebut.

Media-media Cina menyebut serangan tersebut sebagai “serangan teroris”. Seperti diberitakan Xinhua, Minggu (2/3), massa yang disebut-sebut berpakaian hitam menyerang stasiun kereta api kota Kunming dan menebas orang-orang di dekatnya tanpa pandang bulu.

Media lokal menyebut insiden ini terorganisir, terencana seperti serangan teroris, dan dilakukan oleh orang tidak dikenal dengan membawa pedang.

Polisi yang berada di sekitar tempat kejadian saat kejadian itu berlangsung menembak mati sejumlah pelaku. Setelahnya, petugas menutup wilayah di sekitar stasiun. Sementara itu ambulan-ambulan melarikan korban luka ke rumah sakit di seluruh kota.

“Sekelompok orang yang membawa senjata menyerang stasiun kereta api dan ruang tiket, menusuk siapa pun yang mereka lihat,” kata seorang saksi mata.

Presiden Xi Jinping menyatakan belasungkawa kepada para korban dan keluarga mereka.

Militan Xinjiang Dituding Sebagai Pelaku

Pejabat setempat menyatakan, dari sejumlah bukti yang dikumpulkan dari lokasi kejadian diduga pelaku penyerangan brutal tersebut dari kelompok militan Xinjiang.

Ini adalah pertama kalinya masyarakat dari wilayah Xinjiang disalahkan atas sebuah penyerangan skala besar, setelah sebelumnya mereka juga melakukan hal yang sama dalam tragedi Lapangan Tiananmen yang pada saat itu sempat mengguncang kepemimpinan komunis di China.

China sendiri telah meningkatkan keamanan di wilayah Xinjiang setelah beberapa saat yang lalu sebuah kendaraan menabrak wisatawan di tepi Lapangan Tiananmen yang menewaskan tiga orang. China melabeli kejadian itu sebagai serangan bunuh diri oleh gerilyawan Xinjiang. Wilayah ini dikenal sebagai rumah bagi masyarakat Muslim Uighur, dimana banyak diantara mereka secara terang-terangan menyatakan ketidaksukaannya terhadap pembatasan kebebasan berbudaya dan beragama.

Menurut kantor berita Xinhua, dalam kejadian ini polisi menembak mati empat orang penyerang dan menahan satu orang. Sementara Presiden China Xi Jinping meminta agar upaya mencarian pelaku penyerangan terus dilakukan.

“Secara tegas kami akan menindak pelaku terorisme dan kami akan menghukum teroris yang melakukan penyerangan ini,” tegas Xi Jinping.

Pengguna media sosial Cina, Weibo pun secara aktif memposting gambar berdarah yang didapat dari lokasi kejadian, walaupun segera disensor oleh pemerintah, terutama yang menggambarkan penyerang. Dalam postingan tersebut terlihat bahwa dua di antaranya telah diidentifikasi oleh pengguna Weibo sebagai perempuan.(ca/detiknews)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account