Terkait Dakwah Ujaran Kebencian, Wamenag Sarankan Masyarakat Berani Tegur

0
19

Sumber: Elshinta

Jakarta, LiputanIslam.com — Wakil Menteri Agama (Wamenag) RI Zainud Tauhid Sa’adi meminta masyarakat agar berani dan secara tegas menegur para penceramah apabila menyampaikan atau menyebarkan ujaran kebencian saat berdakwah. Permintaan tersebut disampaikan menanggapi kasus ceramah ‘Habib’ Jafar Shodiq yang menghina Wapres Ma’ruf Amin.

“Masyarakat harus berani menegur dan mengingatkan setiap penceramah yang menebar kebencian, fitnah dan adu domba,” kata dia di Jakarta, Jumat.

Selama ini, ujar dia, masyarakat cenderung bersifat permisif terhadap para penceramah seperti itu. Padahal, tindakan tersebut jelas menimbulkan polemik dan dapat memecah belah persatuan.

Lebih jauh, Wamenag mengatakan apabila masyarakat tetap membiarkan para penceramah yang dengan sengaja dan terang-terangan melontarkan ujaran kebencian, sama saja halnya membiarkan perpecahan antaranak bangsa.

Baca juga: Wapres: ICMI Miliki Peran Perangi Radikalisme

Ia menyampaikan apabila ada penceramah yang melakukan ujaran kebencian pada orang atau kelompok tertentu maka bisa dijerat oleh hukum. Oleh karena itu, masyarakat terutama penceramah diminta agar lebih bijaksana dalam berdakwah.

“Yang saya baca beliau (Wakil Presiden) sudah memaafkan terhadap orang-orang yang menista,” katanya. (Ay/Antara/Detik)

DISKUSI:
SHARE THIS: