Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Terdakwa Pemboman Boston Dinyatakan Bersalah

Published 09/04/2015 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

boston bombingBoston, LiputanIslam.com — Terdakwa kasus pemboman Boston tahun 2013, Dzhokhar Tsarnaev (21 tahun), dinyatakan bersalah atas peristiwa yang menewaskan 3 orang dan melukai 260 orang itu. Namun pengadilan masih akan menentukan hukuman yang harus ditanggunya dengan ancaman tertinggi adalah hukuman mati.

Seperti dilaporkan BBC News, Kamis (9/4), keputusan tersebut diberikan dewan juri setelah pengacara Tsarnaev mengakui kliennya sebagai pelaku pemboman, meski ia juga menyebutkan kliennya hanyalah korban indoktrinasi kakak laki-lakinya yang tewas dalam pengejaran polisi terhadapnya.

Kini para pengacara Tsarnaev hanya bisa berharap kliennya tidak mendapatkan hukuman mati. Ketua tim pengacara Tsarnaev, Judy Clarke, yang terkenal sebagai pengacara yang sering membela orang-orang terkenal yang menghadapi ancaman hukuman mati, telah mengajukan permintaan agar persidangan dipindahkan dari kota Boston demi menghindari sentimen negatif terhadap kliennya. Sementara negara bagian Massachusetts, dimana kota Boston berada, telah menghapuskan hukuman mati pada tahun 1984, dan tidak pernah menghukum mati seorang narapidana pun sejak tahun 1947.

Ketika keputusan dibacakan, Tsarnaev tampak menundukkan kepalanya. Sementara tidak jauh darinya, ibu dari salah satu korban tewas, menghapus air matanya setelah Tsarnav dinyatakan bersalah. Sementara ayah dari seorang korban memeluk salah seorang jaksa.

Tsarnaev dan kakak laki-lakinya, Tamerlan dituduh menjadi pelaku pemboman Boston. Pengacara Tsarnev menyebut kliennya hanya mengikuti rencana Tamerlan, yang tewas tertembak dalam perburuan polisi, beberapa hari setelah terjadinya pemboman.

Jaksa menuduh motif pemboman adalah ‘menghukum Amerika atas kejahatan terhadap umat Islam’. Sejumlah pengamat inteligen menuduh pemboman tersebut sebagai operasi inteligen ‘bendera palsu’ untuk mendiskreditkan Islam, sementara Tsarnev dan Tamerlan hanyalah korban kambing hitam. Mereka menunjukkan bukti gambar tas putih yang dikenakan Tsarnev yang tidak sama dengan tas hitam yang disebut-sebut sebagai tempat menyimpan bom.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account