Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Asia - Afrika

Suu Kyi Buka Suara tentang Rohingya, Ini Katanya

Published 19/09/2017 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Naypydaw, LiputanIslam.com–Pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi akhirnya buka suara untuk mendukung kebijakan pemerintahnya dalam menghadapi kejahatan kemanusiaan terhadap Muslim Rohingya di Rakhine state.  Hal ini dilakukan setelah dia menghadapi kecaman internasional karena pengabaiannya atas genosida oleh militer Myanmar dan kelompok Budha.

Pada hari Selasa (19/9/17), Suu Kyi muncul dan memberikan pidato di depan publik untuk pertama kalinya sejak 25 Agustus. Dalam pidatonya, Suu Kyi mengklaim bahwa kebanyakan desa Muslim tidak terkena serangan itu. Dia pun mempertanyakan alasan mengapa eksodus ke Bangladesh masih berjalan sampai sekarang, padahal sudah tidak ada operasi serangan lagi sejak 5 September.

Ia mengatakan, ada “tudahan dan konter-tuduhan” yang harus diinvestigasi sebelum pemerintahnya melakukan aksi apapun.

Wanita yang mendapatkan penghargaan Nobel perdamaian itu mengaku tidak takut atas pengamatan dunia internasional atas pemerintahnya dan berkomitmen mencari solusi terbaik untuk situasi di Rakhine.

Dia menyatakan bahwa pemerintah Myanmar siap memverifikasi status nasional pengungsi Rohingya.

“Kami siap melakukan proses verifikasi kapanpun,” tegasnya.

Namun, dalam pidatonya tersebut, Suu Kyi tetap tidak mau menggunakan sebutan Rohingya bagi kelompok minoritas itu.

Serangan brutal terhadap Rohingya disebabkan oleh Myanmar yang tidak mau mengakui mereka sebagai warga legal. Myanmar telah menolak memberikan hak kependudukan terhadap 1,1 juta warga Muslim Rohingya selama beberapa dekade.

Karena status tanpa negara itu, Muslim Rohingya tidak bebas beperjalanan, mempraktikkan agama, dan kesulitan mengakses perawatan kesehatan, makanan, dan pendidikan. (ra/presstv)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account