Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Survei: Obama Presiden Terburuk AS

Published 03/07/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

TRINIDAD-AMERICAS-SUMMIT-OBAMAWashington, LiputanIslam.com — Presiden Amerika Serikat Barack Obama menempati posisi teratas dalam daftar pemimpin AS terburuk semenjak era Perang Dunia II.

Hal ini didasarkan pada survei terbaru yang digelar oleh lembaga survei di Quinnipiac University, Connecticut, yang menyebutkan sebanyak 33 persen responden mengangap Obama sebagai pemimpin terburuk dalam 70 tahun terakhir. Demikian laporan AFP, Kamis (3/7).

Posisi kedua pemimpin terburuk AS menurut survei tersebut ditempati oleh pendahulu Obama, presiden George W Bush yang memperoleh 28 persen suara responden.

Di sisi lain, survei tersebut menempatkan Ronald Reagan sebagai presiden AS terbaik sejak tahun 1945. Reagan yang menjabat periode tahun 1981-1989 ini mendapat 35 persen suara responden sebagai pemimpin AS terbaik.

Nomor dua sebagai presiden AS terbaik ditempati oleh Bill Clinton dengan 18 persen, dan posisi ketiga ditempati oleh mendiang John F Kennedy yang tewas dibunuh, dengan 15 persen suara responden.

“Selama rentang waktu 69 tahun sejarah Amerika dan 12 masa kepresidenan, Presiden Barack Obama mendapati dirinya bersama Presiden George W Bush di posisi terbawah untuk popularitas,” ujar asisten lembaga survei Quinnipiac University, Tim Malloy.

Masih menurut survei itu, sebanyak 45 persen responden menyebut bahwa kondisi AS akan lebih baik jika kandidat Partai Republik, Mitt Romney memenangkan pemilu tahun 2012 lalu. Hanya 38 persen responden yang menyebut AS akan lebih buruk jika dipimpin Romney

Para presiden biasanya mencapai popularitas yang tinggi ketika masih menjabat. Dan biasanya baru dikritik dan dinilai oleh publik ketika mereka telah pensiun dan menjauh dari dunia perpolitikan.

Namun George W Bush yang sangat tidak populer ketika mengakhiri periode keduanya, justru meningkat popularitasnya pada beberapa tahun terakhir. Sedangkan Bill Clinton justru meraup popularitas lebih tinggi pada hari-hari akhirnya menjabat.

Namun tampaknya survei ini lebih condong kepada presiden masa kini. Hanya 13 persen responden yang menyebut Richard Nixon yang mundur dari jabatannya dengan tidak hormat, sebagai presiden terburuk. Jimmy Carter yang selama menjabat banyak dipermalukan, hanya meraup 8 persen suara sebagai presiden terburuk.

Survei Quinnipiac ini menunjukkan, 54-44 persen responden meyakini bahwa pemerintahan Obama tidak kompeten dalam menjalankan tugasnya. Hanya 40 persen responden yang mendukung cara Obama menangani perekonomian, dan hanya sekitar 37 persen yang mendukung kebijakan luar negerinya.

Survei Quinnipiac ini digelar antara 20-24 Juni lalu dan melibatkan 1.446 responden yang semuanya merupakan pemilih terdaftar. Margin of errors survei ini mencapai 2,6 persen.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account