Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Survei: AS Mendapatkan Skor Rendah dalam HAM

Published 07/06/2019 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

Washington, LiputanIslam.com–Kasus kejahatan polisi, penyiksaan terhadap imigran, dan hukuman mati membuat AS mendapatkan skor buruk atas HAM di antara negara-negara kaya, berdasarkan sebuah survei terbaru.

Survei ini dirilis oleh lembaga Human Rights Measurement Initiative (HRMI) asal Wellington pada Kamis (6/6) kemarin. HRMI menyurvei sejumlah ahli di 19 negara yang dinilai, termasuk kelompok masyarakat sipil, pengacara, dan jurnalis, tentang bagaimana masing-masing negara memperlakukan warganya.

“Pada pengukuran keamanan negara, Amerika Serikat berkinerja jauh di bawah negara-negara lain,” kata salah satu pendiri HRMI, Anne-Marie Brook, kepada Thomson Reuters Foundation.

Brook membandingkan kinerja HAM AS dengan Australia, Selandia Baru, Inggris, dan Korea Selatan, yang semuanya tergabung dalam Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD).

“AS adalah satu-satunya yang memiliki hukuman mati, pembunuhan di luar hukum, seperti pembunuhan oleh polisi yang tidak dibenarkan, dan semua hal yang terjadi di perbatasan di mana anak-anak dipisahkan dari orang tua mereka,” katanya.

Negara-negara yang disurvei oleh HRMI adalah Australia, Selandia Baru, Fiji, Korea Selatan, Vietnam, Nepal, Mozambik, Angola, Liberia, Republik Demokratik Kongo, Arab Saudi, Yordania, Inggris, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Amerika Serikat, Meksiko, Venezuela, dan Brasil.

Bidang-bidang yang disurvei diantaranya adalah kebebasan berekspresi dan berserikat, hak untuk berpartisipasi dalam pemerintahan, dan kejahatan oleh negara atau agen-agennya, dari penyiksaan hingga penangkapan politik.

AS ternyata mendapatkan skor tinggi di bidang hak warga negara atas kesehatan dan makanan, namun rendah pada hak untuk bebas dari penyiksaan.

“Bagi orang-orang yang rata-rata menyetujui gagasan Amerika Serikat sebagai pemimpin dunia, pemimpin demokrasi, mereka mungkin akan terkejut melihat hasil ini,” kata Brook.

Sementara itu, di Asia-Pasifik, Vietnam mendapatkan skor rendah dalam bidang hak-hak pemberdayaan, kebebasan pendapat, berekspresi, dan berkumpul.

Inggris tercatat memiliki kesenjangan nyata dalam hal kualitas hidup warganya, di mana warga disabilitas berisiko besar mendapatkan pelanggaran HAM.

Australia pun menerima skor buruk atas hak untuk bebas dari penyiksaan, yang disebut HRMI sebagai “masalah serius”.

Diluncurkan pada tahun 2016, HRMI adalah proyek global kolaboratif yang dijalankan oleh akademisi dan orang-orang yang bekerja di bidang HAM. Lembagai yang didanai dari hibah ini berkomitmen untuk melacak kinerja hak asasi manusia di seluruh dunia. (ra/presstv)

 

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account