Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

SU PBB Tolak Referendum Krimea

Published 28/03/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

summitNew York, LiputanIslam.com — Bertentangan dengan fakta historis, demografis dan prinsip-prinsip demokrasi, Sidang Umum (SU) PBB hari Kamis (27/3) menolak referendum pemisahan Krimea dari Ukraina. Resolusi penolakan tersebut didukung oleh 100 negara anggota PBB, 11 lainnya menentang dan 58 abstein.

Ke 11 negara yang menentang resolusi adalah Rusia, Armenia, Belarus, Bolivia, Kuba, Korea Utara, Nikaragua, Sudan, Suriah, Venezuela dan Zimbabwe.

Resolusi SU PBB tersebut menyebutkan “menegaskan komitmen atas kedaulatan, kebebasan politik, integritas teritorial dan kesatuan Ukraina, dalam batas wilayah yang diakui secara internasional.”

Resolusi juga mendesak semua anggota PBB untuk “mencegah dan menahan diri dari tindakan-tindakan yang ditujukan untuk menciptakan perpecahan parsial maupun keseluruhan dari kesatuan nasional Ukraina”.

Namun berbeda dengan resulusi di Dewan Keamanan (DK), resolusi SU tidak memiliki kekuatan hukum yang memaksa dan hanya bersifat normatif, atau sekedar pandangan umum negara-negara di dunia.

Dalam komentarnya atas resolusi tersebut, dubes Amerika untuk PBB, Vitaly Churkin mengatakan kepada media Rusia RIA Novosti, bahwa kekhawatiran Rusia akan terisolasi oleh masyarakat internasional menyusul referendum di Krimea sebagai tidak terbukti. Ini berdasar perhitungannya bahwa resolusi tersebut hanya didukung oleh 100 anggota dari 198 negara anggota.

Churkin, dalam pidatonya menjelang pemungutan suara, menyebut rancangan resolusi tersebut sebagai “konfrontatif” karena telah mengabaikan hak rakyat Krimea untuk menentukan nasibnya sendiri sebagaimana dijamin oleh prinsip dasar PBB.

Churkin mengingatkan bahwa keinginan penggabungan Krimea dengan Rusia tidak datang dari Rusia, melainkan dari rakyat Krimea sendiri. Referendum tersebut, sebut Chirkin lagi, dipicu oleh sikap permusuhan yang dilakukan rezim Ukraina terhadap rakyat Krimea, seperti melarang penggunaan bahasa Rusia dan ancaman mengirim para militan anti-Rusia ke Krimea.

Yang diperlukan saat ini katanya, bukan resolusi PBB, melainkan tindakan nyata untuk membantu rakyat Krimea.

Pembuatan draft resolusi itu sendiri memerlukan usaha keras, dan demi tidak mempermalukan Rusia, tidak ada satupun kalimat yang menyebutkan kata “Rusia”.

Pada tgl 19 Maret lalu Rusia dengan hak vetonya menggagalkan rancangan resolusi DK PBB tentang pengutukan referendum Krimea, sementara Cina menyatakan abstein. Rusia juga memveto resolusi DK PBB yang telah dimoderasi dengan bahasa “tidak valid”, perihal referendum di Krimea.

Pada tgl 16 Maret lalu lebih dari 80% dari penduduk Krimea menyatakan pemisahan diri dari Ukraina dan bergabung dengan Rusia, melalui referendum yang diakui para pengamat internasional berjalan sangat demokratis. Krimea sendiri adalah bagian dari Rusia, yang karena motif politik tertentu dipisahkan dari negara induknya oleh diktator komunis Nikita Khurchev dan dihadiahkan kepada Ukraina pada tahun 1954.(ca/russia today/wikipedia)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account