Simplifikasi Cukai Rokok Rugikan Petani dan Pabrik Kecil

0
195

Sumber: kumparan.com

Temanggung, LiputanIslam.com— Asosiasi Petani Tembakau (APTI) menolak rencana pemerintah untuk melakukan simplifikasi cukai rokok. Sebab, jika kebijakan ini diterapkan, petani akan sangat merugi.

Ketua DPP APTI Agus Parmuji, mengatakan, kebijakan simplikasi bisa mendatangkan kiamat ekonomi bagi para petani tembakau.

“Dengan simplifikasi, tentu yang diuntungkan adalah perusahaan rokok dengan brand internasional, di mana produk-produknya sangat-sangat sedikit menggunakan tembakau lokal hasil panen petani. ‎Bila itu diterapkan, bisa menjadi kiamat ekonomi bagi petani tembakau,‎” kata Agus, Temanggung, Senin (2/9).

Baca: KNPK Sebut Kemenkes Tidak Paham Peraturan Iklan Rokok

Selain itu, pelaku industri rokok juga menolak penerapan kebijakan simplifikasi cukai rokok karena bisa mematikan industri rokok dan merugikan perekonomian daerah.

Ketua Gabungan Pabrik Rokok Surabaya (Gapero), Sulami Bahar menyampaikan, kebijakan tersebut sangat merugikan industri dan bisa mengakibatkan ribuan bahkan ratusan ribu anggota masyarakat usia produktif kehilangan kesempatan kerja.

“Simplifikasi juga bisa mematikan ekonomi rakyat sekaligus merugikan pereokonomian daerah,” ucapnya.

Menurutnya, ada pihak yang sengaja mendorong agar kebijakan itu diterapkan. Padahal, efek jangka panjangnya bisa membuat monopoli di industri rokok dan pabrik-pabrik rokok dalam skala menengah dan kecil akan mati.

“Jika mayoritas pabrik rokok di Indonesia mati, ini akan mengakibatkan terjadinya monopoli,” ungkapnya. (sh/tribunnews/republika)

 

DISKUSI: