Setelah Tri Susanti, Kini Samsul Arifin Resmi Ditahan Polda Jatim

0
146

Surabaya, LiputanIslam.com-Setelah Tri Susanti ditahan oleh Polda Jawa Timur karena menjadi tersangka rasisme di asrama mahasiswa Papua, kini Samsul Arifin pun ditahan dengan kasus yang sama. Penahanannya sampai 20 hari ke depan.

“Penahanan mulai hari ini sampai 20 hari ke depan,” ujar Wakapolda Jatim Brigadir Jenderal Polisi Toni Harmanto kepada wartawan di Mapolda setempat di Surabaya, Selasa (3/9).

Sebelumnya, Susi dan Samsul diperiksa penyidik Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim lebih dari 12 jam, pada Senin (2/9) terkait status keduanya sebagai tersangka penyebaran informasi hoaks dan provokasi serta ujaran rasialisme kepada mahasiswa Papua di Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya.

Kedua tersangka dijerat pasal 45A ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 UU 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dan/atau Pasal 4 UU 40 Tahun 2008 tentang Penghapusan Rasis dan Etnis dan/atau Pasal 160 KUHP dan/atau Pasal 14 ayat 1 dan/atau ayat 2 dan/atau Pasal 15 KUHP.

Sebelum penetapan tersangka, penyidik dari Ditreskrimsus Polda Jatim telah melakukan pemeriksaan terhadap 29 orang saksi, masing-masing tujuh saksi ahli dan 22 saksi masyarakat.

Baca juga: Polda Jatim Tahan Tersangka Rasisme Mahasiswa Papua di Surabaya

Polda Jatim mencekal tujuh orang ke luar negeri terkait dugaan kasus ujaran rasialisme terhadap mahasiswa Papua di Asrama Mahasiswa Papua (AMP) Jalan Kalasan Surabaya, keduanya antara lain adalah Tri Susanti dan Samsul Arifin yang sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. (Ay/Antara)

DISKUSI: