Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Sering Terlibat Kontroversi, Ketua Panitia Nobel Perdamaian Dipecat

Published 06/03/2015 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

panitia nobelOslo, LiputanIslam.com — Ketua Panitia Nobel Perdamaian Thorbjoern Jagland, dipecat dari jabatannya setelah berulangkali terlibat kontroversi pemilihan pemenang hadiah Nobel Perdamaian.

Seperti dilansir Russia Today, Rabu (4/3), pemecatan itu menjadi yang pertama kalinya dalam sejarah Panitia Nobel Perdamaian selama 114 tahun. Thorbjoern Jagland, mantan perdana menteri Norwegia, dianggap kontroversial dalam penetapan pemenang hadiah nobel pertamaian, termasuk atas Presiden AS Barack Obama dan Uni Eropa.

Jagland telah menjabat sebagai ketua Panitia Nobel selama 6 tahun sebelum sebelum dipecat hari Selasa (3/3). Selanjutnya ia hanya menjadi anggota panitia biasa dan jabatan ketua kini dipegang oleh wakilnya, Kaci Kullmann Five, mantan ketua partai konservatif Norwegia.

“Ada sebuah panitia baru dengan anggota-anggota baru dan orang-orang baru akan membuat pertimbangan-pertimbangan baru,” kata Kullmann Five kepada jurnalis.
Tiga dari enam penerima hadian Nobel Perdamaian yang dipilih Thorbjoern Jagland telah mengundang kontroversi, yaitu Barack Obama tahun 2009, Uni Eropa tahun 2012 dan aktifis anti-pemerintah Cina Liu Xiaobo tahun 2010.

Ketika Obama menerima hadiah Nobel Perdamaian tahun 2009, ia baru menjabat sebagai Presiden AS selama beberapa bulan dan selama kepemimpinannya AS justru lebih banyak terlibat perang. Panitia Nobel memuji Obama ‘atas usaha-usahanya yang luar biasa untuk memperkuat kerjasama dan diplomasi antar umat manusia’, sementara pada saat yang sama AS tengah terlibat perang di Irak dan Afghanistan dan melancarkan perang drone di Pakistan, Yaman dan Somalia. Selama 6 tahun pertama memimpin AS, Obama telah membom 7 negara.

Pemilihan Uni Eropa sebagai penerima Nobel Peramaian tahun 2012 juga mengundang kontroversi yang tidak kalah hebat. Penerima Nobel Perdamaian Desmond Tutu dan 2 penerima Nobel lainnya membuat surat terbuka mengkritik keputusan itu.

“Uni Eropa sanat jelas bukan ‘pejuang perdamaian’ yang ada di pikiran Alfred Nobel saat ia menuliskan wasiatnya,” demikian surat tersebut.

“Panitia Nobel Norwegia telah membuat definisi baru dan membuat model baru hadiah Nobel sedemikian rupa sehingga tidak konsisten dengan hukum.”

Sedangkan pemberian hadiah Nobel kepada Liu Xiaobo membuat hubungan diplomatik Norwegia dengan Cina runtuh seketika setelah Cina membekukan hubungan diplomatik kedua negara.

Namun penggantian Jagland tetap menimbulkan pertanyaan tentang seberapa besar pengaruh politik dalam kriteria penerima hadiah, karena penggantinya ternyata juga seorang politisi.

Anggota Panitia Nobel Perdamaian dipilih oleh parlemen Norwegia berdasar ‘peta politik’ negara itu. Partai-partai kanan yang memenangkan pemilu tahun 2013 kini diwakili oleh 3/2 anggota panitia. Penggantian Jagland menjadi konsekuensi perubahan ‘peta politik’ itu.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account