Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Serangan Udara Koalisi AS Hantam Homs

Published 27/09/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

syria-strikesHoms, LiputanIslam.com — Hari ini, serangan udara AS dan koalisinya dengan dalih menargetkan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS), menghantam provinsi Homs. Selain itu, AS juga menargetkan kota Minbej, sebelah timur Aleppo, dan beberapa kawasan di Raqqa, yang merupakan ‘jantung’ wilayah yang dicaplok ISIS.

Direktur Observatorium Hak Asasi Manusia, Rami Abdel Rahman, mengatakan bahwa titik wilayah Homs yang ditargetkan, berjarak jauh dengan keberadaan Tentara Suriah yang saat ini mengontrol sebagian besar kawasan tersebut.

“Ini adalah serangan pertama koalisi AS-Arab di wilayah provinsi Homs,” kata Rami, seperti dilansir Press TV, (27/9/2014).

Para aktivis juga menyatakan bahwa serangan udara menghantam di sekitar kota Kobane, di dekat perbatasan Suriah-Turki, yang telah menjadi pusat pertempuran antara Kurdi dan ISIS. AS juga menargetkan ISIS di kota Tabqa, wilayah dengan pangkalan udara yang direbut dari tentara Suriah bulan lalu.

Dari Pentagon Chuck Hagel mengatakan, bahwa  koalisi Arab-AS pekan ini telah melakukan lebih dari 40 kali penyerangan, termasuk pada kawasan kilang minyak yang dikuasai ISIS.

Amerika Serikat juga berencana untuk melatih dan mempersenjatai 5.000 militan yang disebut ‘moderat’ di Suriah untuk melawan ISIS, tetapi menurut Jenderal  AS, Martin Dempsey, pasukannya akan diperbanyak hingga mencapai 12.000-15.000 personel.

Dempsey mengatakan, pasukannya nanti merupakan gabungan dari warga Irak, Kurdi, dan kelompok pemberontak ‘moderat’ Suriah, yang semuanya akan bahu membahu untuk merebut kembali wilayah-wilayah yang dikuasai ISIS.

AS dan koalisinya memulai serangan udara terhadap ISIS di Suriah pada Selasa (23/9/2014) pagi. Lalu pesawat AS, jet tempur dari Perancis dan beberapa negara Arab, juga telah mengebom beberapa daerah di Irak.

Adakah Oposisi Moderat di Suriah?

Tony Cartalucci, pakar politik terkemuka menulis dalam artikelnya yang berjudul “In Syria, There Are No Moderates“, dan menyatakan,

“… tidak pernah ada, dan juga tidak ada kelompok “moderat” yang beroperasi di Suriah. Barat sengaja mempersenjatai  dan mendanai Al-Qaeda dan ekstremis lainnya sejak tahun 2007 dalam rangka mempersiapkan pertumpahan darah dengan menunggangi isu sekterian – guna melayani kepentingan AS- Arab Saudi- Israel. Kawanan teroris (baik yang disebut moderat maupun ekstremis) beroperasi dan berbagi tempat di sepanjang perbatasan Suriah untuk memudahkan arus logistik dan senjata dari negara-negara Barat. Tujuannya adalah untuk mengabadikan konflik, dan akan menjadi legitimasi bagi mitra Barat yang berbatasan dengan Suriah untuk melakukan intervensi militer langsung (dengan alasan mengamankan wilayahnya). (ba)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account