Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Serangan Drone AS Naik 432% Sejak Trump Jadi Presiden

Published 09/03/2017 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Washington, LiputanIslam.com—Saat masih berkuasa, mantan Presiden Barack Obama mendapat banyak kecaman dari aktivis anti-perang karena memperparah serangan drone yang sebelumnya dilakukan oleh Bush. Pemenang hadiah perdamaian Nobel ini memerintahkan serangan drone 10 kali lebih banyak dari presiden sebelumnya. Sebuah data menunjukkan 49 dari 50 korban adalah penduduk sipil.

Presiden yang kini sedang berkuasa, Donald Trump, dulu berkampanye untuk tidak lagi menggunakan kebijakan intervensi luar negeri dan menolak invasi. Namun kurang dari dua bulan sejak dia berkuasa, Trump malah memperparah serangan drone Obama.

Berdasarkan analisa dari analis di Dewan Hubungan Luar Negeri Micah Zenko, Obama selama dua masa kepresidenannya “menyetujui 542 serangan dalam 2.920 hari—satu setiap 5,4 hari. Dan dari hari pelatikannya sampai hari ini, Presiden Trump telah menyetujui setidaknya 36 serangan drone dalam 45 hari—satu setiap 1,25 hari.”

Kenaikannya adalah sebesar 432 persen.

Zenko juga memberikan detil serangan yang dilakukan. Ia mengatakan, terdapat “tiga serangan drone di Yaman pada tanggal 20, 21, 22 Januari; pada 28 Januari Angkatan Laut menyerang Yaman; satu serangan di Pakistan pada 1 Maret; lebih dari 30 serangan di Yaman pada tanggal 2 dan 3 Maret; dan setidaknya satu serangan lagi pada 6 Maret.”

grafiti drone di Yaman

Meski beberapa pendukung Trump memujinya sebagai kandidat presiden yang damai semasa pemilu 2016, militarisme sang presiden terlihat jelas di beberapa kesempatan. Dia secara terus terang mendukung peningkatan jumlah dan jangkauan dalam militer AS. Dan sebagaimana yang dikatakan Zenko, apa yang dilakukan Trump kini tidak sejalan dengan retorikanya melawan intervensionisme.

“Dia mengklaim tak mendukung Perang Irak pada tahun 2003 ketika dia sebenarnya menyokong perang tersebut. Dia mengaku menolak intervensi Libya tahun 2011 ketika dia sebenarnya mempromosikan intervensi tersebut secara kuat. Namun, Trump dan loyalisnya secara konstisten mengaku bahwa ia akan lebih sedikit mendukung dan mendanai perang di luar negeri, jika dibandingkan dukungan oleh Presiden Obama dan mantan Menlu Hillary Clinton.” (ra/mintpressnews)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account