Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

Seperti ini, Pidato Kenegaraan Terakhir SBY

Published 15/08/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE
Foto: Kompas
Foto: Kompas

Jakarta, LiputanIslam.com – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)  memberikan pidato kenegaraan terakhir di gedung DPR, hari ini, Jumat, 15 Agustus 2014. Pidatonya mengungkap klaim keberhasilan pemerintahannya,  hingga permintaan maaf atas kesalahannya selama menjadi pemimpin.

SBY mengklaim salah satu  keberhasilannya adalah menurunkan angka kemiskinan selama masa kepemimpinannya. Namun demikian, target yang disasarnya adalah angka 0 persen kemiskinan absolut di Indonesia.

“Kita dapat menarik napas lega, karena sejak 2004, angka kemiskinan terus menurun, walaupun sempat ada masa angka tersebut meningkat, khususnya di tahun 2005 akibat krisis kenaikan harga minyak dunia, namun dalam lima tahun kemudian, Pemerintah berhasil menurunkan jumlah penduduk miskin, sekitar 4,5 juta orang,” kata SBY.

SBY mengatakan, pada tahun 2009 persentase penduduk miskin masih 14 persen atau sekitar 32 juta penduduk berada di bawah garis kemiskinan. Namun, pada Maret 2014, tingkat kemiskinan turun menjadi 11 persen, atau sekitar 28 juta penduduk,” kata Presiden.

Dalam pidato tahunan tersebut, SBY menyampaikan bahwa dirinya tidak pernah tergoda untuk melanggar sumpah dan amanah rakyat.

“Dalam 10 tahun terakhir, saya sudah dedikasikan seluruh jiwa dan raga saya. Cobaan krisis dan tantangan tidak membuat saya pesimis atas masa depan Indonesia. Tidak pernah satu menit pun saya tergoda untuk melanggar sumpah dan amanah rakyat Indonesia, tanggung jawab saya bukanlah akhirnya pada parpol, parlemen, melainkan kepada rakyat Indonesia,” kata SBY, seperti dilansir Kompas, 15 Agustus 2014.

Dalam pidatonya ini, SBY juga menyinggung pelarangan gerakan ISIS. Menurutnya, ke-Indonesia-an harus dipertahankan secara mati-matian.

“Tidak ada gunanya makin makmur dan modern, namun kehilangan yang amat fundamenteal dan terbaik dari bangsa kita yaitu Pancasila, Bhineka tunggal Ika, semangat persatuan, toleransi, pluralisme, kesantunan dan kemanusiaan,” katanya.

“Karena itulah, pemerintah dengan tegas menolak penyebaran faham sesat ISIS di tanah air, karena bertentangan dan berbahaya bagi jati diri kita. Indonesia adalah negara ber-Ketuhan-an, bukan negara agama,” tegasnya yang disambut tepuk tangan peserta sidang.

Di ujung pidatonya, Presiden SBY secara terbuka menyatakan permintaan maaf kepada rakyatnya selama menjadi Presiden semenjak 2004 lalu.

“Tentunya dalam 10 tahun, saya banyak membuat kesalahan dan kekhilafan dalam melaksanakan tugas. Dari lubuk hati yang terdalam, saya meminta maaf atas segala kekurangan dan kekhilafan itu. Meskipun, saya ingin selalu berbuat terbaik, tetapi saya tetap manusia,” tutupnya. (ba)

 

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account