Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Fokus

SBY Merasa Diperolok Soal Cawapres

Published 26/04/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

sby1Jakarta, LiputanIslam.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan kukuh menolak dorongan sejumlah pihak untuk maju sebagai calon wakil presiden dalam Pemilihan Umum 2014. Ia menyatakan, keputusan tersebut sudah bulat didasarkan pembicaraan dengan istri dan anaknya.

Ia bahkan menyebut, ada motif untuk mengolok-olok dirinya dengan usulan tersebut. Beberapa kalangan, menurut dia, mendorong maju sebagai cawapres dengan tujuan mengolok, melukai hati dan melecehkan. Mereka ingin menjatuhkan dengan melihat SBY sebagai wakil presiden.

“Andai kata saya bisa maju lagi untuk ketiga kali yang tidak dilarang konstitusi dan undang-undang. Saya tetap tidak akan maju lagi,” kata SBY dalam sebuah wawancara yang diunggah melalui akun resminya di media sosial Youtube.com, Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat (25/4).

SBY menyatakan, dirinya dan istrinya kerap membaca adanya wacana mendorong maju menjadi cawapres. Menurut dia, ada dua jenis dorongan yang muncul dari wacana tersebut. Selain yang mengolok-olok, juga ada yang tulus karena menilai SBY cocok sebagai pendamping pemimpin negara berikutnya. Posisi SBY sebagai wapres justru menjadi hal positif karena bisa membantu dan memberi pengarahan perihal langkah atau kebijakan guna melanjutkan pengembangan bangsa.

“Kekuasan itu bukan segalanya. Membantu tidak harus jadi wakil,” kata SBY.

Ia menilai, kesempatan untuk memimpin bangsa selama 10 tahun sudah merupakan syukur kepada Allah dan masyarakat. Ia juga tak mau lebih lama memimpin karena khawatir pada kemungkinan penyalahgunaan kuasa dan wewenang.

Menurut dia, sejarah dunia memaparkan banyak pemimpin negara yang berakhir tak baik karena terlalu lama mengampu jabatan. Ada kecenderungan untuk otoriter dan tak punya pemikiran segar pada pemimpin negara yang sudah 20 tahun lebih berkuasa.

“Demokrasi menjadi mati. Masyarakat juga bisa bosan kalau pemimpinnya tak ganti,” kata SBY.

Penolakan pada jabatan cawapres juga berarti penolakan agar istri atau anaknya maju sebagai capres atau cawapres. Menurut SBY, ada kecenderungan orang yang sudah tak bisa lagi berkuasa untuk mengajukan istri atau anaknya meneruskan jabatannya. Hal ini bertentangan dengan sistem demokrasi Indonesia yang bukan kerajaan dan otoritarian.

“Kecuali kalau istri dan anaknya memang dipandang luar biasa oleh masyarakat untuk menjabat.”(ca/tempo.co)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Fokus

Konflik Teheran-Washington Pasca Unjuk Rasa Akbar Pendukung Pemerintah Iran

By Muhammad
Fokus

Kubu Pro-Saudi di Yaman Isyaratkan akan Bersekutu dengan Ansarullah, Ada Apa?

By Muhammad
Fokus

Jurnalis Atwan Menjawab Mengapa Iran Tiba-Tiba Membongkar Rahasia di Balik Perang 12 Hari

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account