Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Satu Lagi Warga AS Tertular Virus Ebola

Published 03/10/2014 3 Min Read
Share
3 Min Read
SHARE

ebola in usaNew York, LiputanIslam.com — Seorang kameraman freelance AS yang bertugas di Liberia dipastikan tertular virus ebola dan kini tengah menjalani perawatan di AS.

Pekerja media berusia 33 tahun ini telah bekerja di Liberia selama 3 tahun untuk beberapa kantor berita, terakhir NBC News. Demikian laporan BBC News, Jumat (3/10). Kabar ini menyusul ditemukannya warga Liberia yang membawa virus ebola di Texas, hari Selasa (30/9) lalu.

Lebih dari 3.330 orang tewas akibat virus ebola di Afrika barat sejak bulan Februari lalu dan Liberia adalah negara yang paling parah terkena dampak wabah tersebut.

Kameraman yang tidak disebutkan identitasnya itu menjadi warga Amerika ke-empat yang positif tertular virus ebola. Sebelumnya 3 pekerja kesehatan yang juga tertular ebola di Liberia telah menjalani pengobatan dan dinyatakan sembuh setelah mendapatkan pengobatan vaksin buatan ZMapp.

Saat ini kameramen tersebut masih bekerja untuk NBC. Setelah melapor ke kantornya di Liberia hari Selasa (30/9), ia mengalami demam dan batuk-batuk keesokan harinya. Setelah menjalani pemeriksaan, ia pun dinyatakan positif tertular virus ebola.

“Kami melakukan apapun yang bisa dilakukan untuk memberikan perawatan terbaik. Ia akan diterbangkan ke Amerika untuk menjalani perawatan di rumah sakit yang dilengkapi peralatan untuk menangani ebola,” kata Presiden NBC News, Deborah Turness, dalam pernyataan pers, Kamis (2/10).

Turness menambahkan seluruh staff lainnya, termasuk kepala editor kesehatan, Dr Nancy Snyderman, akan diterbangkan dengan pesawat khusus ke AS dan menjalani karantina selama 21 hari.

Sementara itu sekitar 100 orang di Texas harus menjalani pengecekan kesehatan untuk mengetahui kemungkinan tertular virus ebola oleh Thomas Eric Duncan, seorang warga negara Liberia yang dipastikan mengidap virus ebola di Dallas. Ia terbang ke AS 2 minggu yang lalu untuk menemui kerabatnya sebelum akhirnya menunjukkan tanda-tanda mengidap virus.

Walikota Dallas, Mike Rawlings, hari Kamis (2/10) menelepon Presiden Barack Obama menagih janji Obama untuk mencegah penyebaran virus ebola di Amerika.

Jubir pemerintahan Liberia, Isaac Jackson, menyebut  Duncan telah berbohong ketika menjalani proses administrasi sebelum terbang ke AS. Olah karena itu  ia akan dituntut secara hukum.

Yayasan perlindungan anak global “Save The Children” menyebut tingkat penyebaran virus ebola sebagai “tingkat yang menakutkan” dengan tingkat penularan 5 kasus per-jam di Sierra Leone.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account