Saksi 02 Enggan Tanda Tangan: Instruksi Nasional

0
113

LiputanIslam.com – Di sejumlah daerah, saksi dari 02 Prabowo-Sandi enggan untuk menandatangani berkas rekapitulasi pemilu 2019. Hal ini merupakan instruksi nasional jika di daerah tersebut, Jokowi-Ma’ruf dinyatakan lebih unggul.

Salah satunya di daerah Kabupaten Magetan. Ketua KPU Kabupaten Magetan, Popy MS Putranto, mengatakan bahwa saksi 02 enggan menandatangani berkas dengan alasan instruksi nasional.

“Kemarin secara lisan mereka mengatakan bahwa itu instruksi nasional. Jadi secara nasional memerintahkan tiap-tiap daerah untuk tidak tanda tangan,” ucap Popy.

Padahal Ketua Bawaslu Kabupaten Magetan, Hendrad Subyakto, mengatakan bahwa pelaksanaan pemilu 2019 di Magetan zero laporan kasus. Lalu apa alasan instruksi nasional yang menolak tanda tangan berkas rekapitulasi?

Hasil rekapitulasi Magetan menunjukkan bahwa paslon 01 Jokowi-Ma’ruf unggul dengan perolehan 65 persen, sedangkan paslon 02 Prabowo-Sandi hanya memperoleh 31 persen.

Tidak hanya di Magetan, hal serupa pun terjadi di Kabupaten Ngawi yang dimenangkan oleh paslon 01 Jokowi-Ma’ruf dengan perolehan 78,1 persen. Sedangkan paslon 02 hanya memperoleh 21,9 persen.

Di Kabupaten Ngawi, saksi paslon 02 pun menolak tanda tangan berkas rekapitulasi dengan alasan yang tidak jelas.

“Kita tidak tahu alasan saksi 02 tidak mau tanda tangan,” ungkap Syamsul Toni, Ketua KPU Kabupaten Ngawi. (Ay/Kompas/Detik)

DISKUSI: