Said Aqil dan Fadli Zon Dukung Revisi UU KPK

0
144

LiputanIslam.com-Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Kiai Haji Said Aqil Sirojmendukung revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena UU KPK sudah lama.

“Memang Undang-Undang KPK sudah berapa tahun? Sudah 10 tahun lebih ‘kan? Semua undang-undang kalau sudah terlalu lama harus dievaluasi,” ujar Said Agil ketika ditemui usai menghadiri Pelatihan NU Mobile di XOX Mobile, Petaling Jaya, Selangor, Malaysia, Jumat (6/9), bersama bersama Sekjen PBNU Ahmad Helmy Faishal Zaini.

Menurut Said, UU yang sudah lama harus dievaluasi karena sudah tidak relevan lagi. Dalam pandangan Said Agil, revisi UU KPK tidak berarti melemahkan KPK, tetapi orang malahan makin percaya dan bangga dengan KPK.

Baca juga: Mahfud MD Sarankan Revisi UU KPK Jangan Buru-Buru dan Tunggu DPR Periode Baru

Selain Said, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat RI Fadli Zon pun menyetujui revisi UU KPK karena justru akan semakin menguatkan lembaga antirasuah itu.

“Saya kira ini harusnya bisa untuk perbaikan dan mungkin justru membuat institusi KPK semakin kuat, dalam hal governance-nya,” kata Fadli di Gedung MPR-DPR RI Jakarta, Jumat (6/9).

Menurutnya revisi UU KPK pernah ditunda pada 2016 lalu karena penentangan dan penolakan dari masyarakat.

“Saya kira waktu itu di masyarakat ada semacam penentangan, penolakan, kalau tidak salah, sehingga tidak kondusif dibahas, dan memang dianggap ketika itu belum ada satu urgensinya,” katanya.

Namun, sekarang ini seluruh fraksi di DPR sudah menyetujui revisi itu segera diselesaikan. (Ay/Antara)

DISKUSI: