Saat Iman dan Kesabaran Kalahkan Fasilitas Pengamanan Canggih

0
3142

LiputanIslam.com-Lolosnya 6 tahanan Palestina dari penjara Gilboa telah menggentarkan forum-forum keamanan Rezim Zionis. Orang-orang Zionis masih syok meski kejadian itu sudah lewat lebih dari 48 jam.

Yang saat ini menjadi pusat perhatian adalah hantaman telak atas sistem keamanan Israel. Ini pun terjadi bukan di penjara biasa, tapi, seperti diakui sendiri oleh pihak Zionis, di penjara Gilboa yang memiliki fasilitas pengamanan superketat.

Kanal 12 Israel melaporkan, para tahanan itu menggali terowongan di sektor II penjara, yang berdekatan dengan tembok luar. Disinyalir bahwa proses penggalian itu berlangsung selama bertahun-tahun. Di luar penjara mereka sudah ditunggu 6 mobil yang membawa mereka ke luar Tepi Barat.

Terowongan itu digali di bawah wastafel dan tembus hingga beberapa meter di luar tembok luar penjara. Berdasarkan penyelidikan perdana, aksi pelarian itu dilakukan antara pukul 03.30 hingga 04.00 Senin dini hari (6/9).

Aparat keamanan Israel mengatakan, para tahanan itu telah menyusun rencana untuk kabur di malam perayaan salah satu hari besar Yahudi yang dihadiri serdadu Israel. Di pihak lain, para tahanan lain pura-pura bertengkar agar 6 orang itu bisa memasuki terowongan.

Sebuah sumber keamanan mengatakan kepada Kanal 12, insiden ini adalah hal memalukan bagi Kantor Urusan Penjara Israel. Para tahanan itu merancang rencana pelarian selama bertahun-tahun tanpa diendus oleh agen-agen intelijen.

Kanal 12 menyatakan, masih belum diketahui bagaimana para tahanan itu menggali terowongan tersebut. Itu pun di salah satu penjara dengan pengamanan terketat di Israel.

Situs al-Jadeed mewawancarai mantan tahanan Palestina, Mahmoud Mardawi, terkait penjara Gilboa dan aksi heroik pelarian tersebut. Menurut Mardawi, aksi ini adalah pukulan berat bagi sabuk keamanan Israel, sebab berbagai instansi terkait telah melakukan segala cara demi mencegah segala bentuk pelarian.

Mardawi menjelaskan, di antara pengaturan keamanan di Gilboa adalah lantai tiap sel diberi lapisan dari beton dan besi yang sangat kuat, pagar dalam setinggi 8 meter yang dipasangi kawat berduri, tembok-tembok beton tebal, patroli berkesinambungan, dan menara pengawas di beberapa titik, sehingga semua sudut penjara bisa dilihat dengan mata telanjang atau kamera elektronik.

Ia memaparkan, aparat keamanan penjara juga selalu melakukan pemeriksaan periodik. Di antaranya adalah mengetuk-ngetuk lantai, tembok, dan jendela 3 kali sehari dengan alat-alat khusus, mondar mandir di dalam sel para tahanan yang dihukum seumur hidup atau mereka yang diduga berniat kabur, dan memindah-mindahkan para tahanan ini ke sel-sel atau sektor-sektor berbeda, bahkan juga ke penjara-penjara lain.

Namun dengan semua pengamanan ini, para pahlawan Palestina ini mampu menggali terowongan dengan alat-alat sederhana dan primitif tanpa menimbulkan suara. Mereka juga sukses membuang tanah hasil galian dengan cara sedemikian rupa, sehingga tak diketahui oleh sistem keamanan modern penjara.

Lolosnya para tahanan Palestina ini di bawah hidung para sipir Zionis menunjukkan bahwa kekuatan iman dan kesabaran mereka sanggup menundukkan fasilitas keamanan dan militer yang begitu canggih. (af/fars)

 

DISKUSI: