Sumber: rilis.id

Jakarta, LiputanIslam.com– Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) periode 2014-2019, Jenderal TNI (Purnawirawan) Ryamizard Ryacudu mengingatkan penggantinya Letnan Jenderal TNI (Purnawirawan) Prabowo Subianto agar tidak terlena dengan besarnya anggaran kementerian. Menurutnya, anggaran itu adalah titipan rakyat.

“Dari dulu saya tidak memikirkan anggaran, besar kecil sama saja, karena itu duit rakyat, jangan sampai besar terus kita ngiler, kecil gak ada gak apa-apa,” katanya di Jakarta pada Rabu (23/10).

Menurutnya, prajurit TNI merupakan prajurit yang berasal dari rakyat. Sehingga kepentingan rakyat dalam kondisi apapun harus senantiasa diutamakan. “Tentara rakyat kok, rakyat dulu didahulukan, baru tentara. Kalau tentara didahulukan, dia bukan tentara rakyat,” ujarnya.

Sementara terkait hubungannya dengan Prabowo, Ryamizard menegaskan bahwa keduanya berteman dekat. “Dia kawan saya, satu tingkat satu kompi sama-sama terus, sekarang menggantikan saya alhamdulillah, kira-kira tidak beda jauh,” ujarnya.

Baca: Pada Jajaran Kemenhan, Ryamizard: Jangan Khianati Negara

Soal anggaran, tahun 2020 ini pemerintahan Presiden Jokowi memang memberikan anggaran yang meningkat drastis untuk  Kemenhan. Bahkan salah satu yang paling besar di antara kementerian yang ada. Dari Rp109,6 triliun tahun lalu, meningkat menjadi Rp127,4 triliun. (aw/cnn/tempo).

DISKUSI:
SHARE THIS:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*