Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Notification Show More
Font ResizerAa

Liputan Islam

Tajam, Berimbang, Terpercaya

Font ResizerAa
  • Fokus
  • Internasional
  • Nasional
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
  • Fokus
  • Internasional
    • Amerika – Eropa
    • Asia – Afrika
    • Timur Tengah
  • Nasional
    • Indonesiana
  • Berita Video
  • Liputan
  • Wawancara
  • Opini
    • Analisis
    • Tabayun
    • Pemikiran
  • Budaya
  • Keluarga
  • Kajian
Follow US
Amerika - Eropa

Rusia Desak Penyelidikan Kejahatan Perang di Ukraina

Published 08/10/2014 2 Min Read
Share
2 Min Read
SHARE

Ситуация в Луганской областиMoskow, LiputanIslam.com — Rusia mendesak dilakukannya penyelidikan atas kejahatan kemanusiaan terhadap warga sipil di Ukraina timur.

Sebagaimana dilaporkan RIA Novosti baru-baru ini, delegasi Rusia di organisasi kerjasama keamanan Eropa (OSCE) telah mengajukan tuntutan bagi dilakukannya penyelidikan atas tindakan kejahatan kemanusiaan di Ukraina timur. Hal ini disampaikan Alexei Pushkov, pejabat senior parlemen Rusia, Senin (6/10).

“Tidak ada kejahatan seperti itu yang bisa dibiarkan. Dalam sebuah sesi OSCE di Genewa, kami telah menyerukan untuk dilakukannya investigasi atas kejahatan-kejahatan kemanusiaan di Ukraina,” tulis Pushkov di Twitter.

Sebelumnya, pada hari Jumat (3/10), Pushkov mengkritik kesimpulan yang dibuat oleh Sidang Umum antar-Parlemen OSCE tentang Ukraina yang menyebutkan bahwa “warga sipil Ukraina meninggal karena alasan yang tidak jelas”.

Pada tanggal 23 September beberapa kuburan massal ditemukan di desa Nyzhnia Krynka, 35 km timur-laut kota Donetsk. Diduga kuat kuburan itu berisi mayat-mayat pendukung kemerdekaan yang dibunuh oleh pasukan Ukraina yang telah berada di wilayah itu sejak bulan April.

Pemerintah Ukraina membantah tuduhan itu dengan alasan tidak ada anggota pasukannya yang berada di wilayah itu.

Warga Perancis, Inggris, Jerman Dukung Penyelidikan

Sementara itu RIA Novosti juga melaporkan, Selasa (7/10) bahwa mayoritas warga Perancis mendukung dilakukannya penyelidikan atas kejahatan kemanusiaan di Ukraina.

Berdasar hasil jajak pendapat yang digelar oleh ICM atas permintaan Rossiya Segodnya International Information Agency, sebanyak 68 persen warga Perancis menghendaki dilakukannya penyelidikan atas dugaan kejahatan kemanusiaan di Ukraina.

Jajak pendapat yang digelar ICM itu dilakukan melalui telepon terhadap 3.006 warga yang dipilih secara acak antara tanggal 17-28 September lalu. Mereka semua berasal dari negara-negara Perancis, Jerman dan Inggris.

ICM adalah lembaga survei anggota British Polling Council.(ca)

Share This Article
Facebook Twitter Whatsapp Whatsapp LinkedIn Telegram
What do you think?
Love0
Cry0
Sad0
Happy0
Angry0
Dead0
Wink0

Latest News

Get Started
Intelijen AS Bantah Klaim Trump tentang Iran Garap ICBM

London, LiputanIslam.com –     Intelijen AS tidak mendukung klaim Presiden AS Donald Trump…

Menlu Iran Nyatakan Ada Kemajuan dalam Pembicaraan dengan AS

Teheran, LiputanIslam.com –     Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa…

Pemimpin Yaman: Normalisasi Meningkatkan Biaya Pengalahan Israel

Teheran, LiputanIslam.com –     Pemimpin gerakan perlawanan Ansarullah Yaman, Sayyid Abdul-Malik al-Houthi, memperingatkan…

Iran Sampaikan Usulan kepada AS, Ujian bagi Kesungguhan AS

Jenewa, LiputanIslam.com –   Sumber media di Jenewa, Swiss, mengkonfirmasi bahwa beberapa laporan…

Tentara Iran Tegaskan akan Terus Bertahan di Medan Laga Hingga Titik Darah Penghabisan

Teheran, LiputanIslam.com –   Komandan Angkatan Darat Iran, Brigjen Ali Jahanshahi, menegaskan bahwa…

Jihad Islam Palestina Sebut BoP Panggung Sandiwara di Gaza

Gaza, LiputanIslam.com –   Wakil Sekjen Gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), Muhammad al-Hindi,…

The Financial Times: Pengerahan Pasukan ke Timteng Blunder bagi Trump

London, LiputanIslam.com –   Surat kabar Inggris TheFinancial Times menganalisis detail dan penilaian…

Ketua Parlemen Iran: AS akan Merasakan Balasan Telak Jika Nekat Menyerang Iran

Teheran, LiputanIslam.com –   Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf memperingatkan bahwa semua…

Israel Kuatir Dikhianati AS terkait Konflik dengan Iran

AlQuds, LiputanIslam.com –   Surat kabar Israel Maariv mengungkapkan bahwa ada kekhawatiran di…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Timur Tengah

IRGC Berlatih Tempur di Teluk Persia

By Muhammad
Timur Tengah

Jenderal Iran: AS Harus Siapkan Barisan Peti Mayat Tentaranya Jika Nekat Bertindak Bodoh

By Muhammad
Timur Tengah

Iran Dikabarkan akan Segera Terima Rudal Jelajah Supersonik dari Tiongkok

By Muhammad
Fokus

Rudal Iran Sayyad-3G, Lompatan Besar Pertahanan Udara AL Iran

By Muhammad
Copyright © 2014 - 2024 — Liputan Islam. Situs Berita Dunia Islam. All Rights Reserved.
  • Home
  • Tentang Kami
  • Privacy Policy
  • Pedoman Media Siber
  • Contact Us
Welcome Back!

Sign in to your account